Forgot Password Register

Keren! 8 Karya Seniman Indonesia Bakal 'Mejeng' di Gedung World Bank

Karya Wall of Connections/Connectivity. (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika) Karya Wall of Connections/Connectivity. (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Annual Meeting Internasional Monetary Fund-World Bank Groups (AM IMF-WBG) di Bali yang digelar pada 8 hingga 14 Oktober 2018 mendatang.

Menjelang acara tersebut lndonesia akan mengikuti Spring Meetings IMF-WBG 2018 di Washington DC, Amerika Serikat. Sekretariat Panitia Nasional AM lMF-WBG 2018 menyelenggarakan acara Voyage to Indonesia (VTI) Art Exhibition yang diadakan secara terbuka untuk umum pada 12-44 Maret 2018 di Gedung Jusuf Anwar Kementerian Keuangan.

Karya "Wall of Connections/Connectivity" yang dipamerkan merupakan karya seni yang akan ditampilkan di Gedung World Bank dalam rangka Pertemuan Musim Semi (Spring Meeting) World Bank International Monetary Fund cli Washington DC. April 2018 mendatang.

"(Karya seni) Mereka bangun 12 jam tanpa ada persetujuan awal mengenai apa yang akan dilukis semua punya ide masing-masing di dalam satu platform. Yang lain saat yang satu mau bikin shade tertentu dengan warna tertentu kesenggol yang lain ketimpa pelukis yang lain dari mereka toleransi satu sama lainnya," ujar Menteri Keuangan yang juga panitia Penyelenggaraan IMF-WB 2018 saat sambutan acara, Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Sri menambahkan, seni mural tersebut satu simbolis RI terdiri dari begitu banyak komponen yang punya ide beragam namun memiliki komitmen bersatu dan saling toleransi. "Berbeda itu indah keniscayaan perbedaan menjadi keragaman karena itulah Indonesia menjadi begitu, indah dan bergaram," paparnya.

Ia berharap voyage to Indonesia dgn menampilkan mural art tersebut juga dapat menggambarkan Indonesia connecting the world. "Dengan cara simbolik mempresentasikan artist kerjasama mural kerjasama saling toleransi cara kita, ini cara kita mempersembahkan true face of Indonesia true value Indonesia. Nilai luhur yang sebenarnya kita cintai. Nilai keberagaman yang mampu untuk bekerjasama," katanya.

"Keberagaman namun bisa mengekspresikan secara berkolaborasi. Keindahan dari kerjasama itu tanpa menghilangkan ciri khas masing-masing pelukisnya," imbuhnya.


Nantinya karya seni spraypaints dan akrilik pada kanvas berukuran 345×810 sentimeter ini nantinya akan di pajang sepanjang selasar World Bank menuju gedung IMF.

"Saya senang akan dipajang di Selasar/ jalur yg menuju world bank dan IMF karena saya kerja disana 6 bulan, jadi saya tau betul ini adalah satu gedung yabg atrium tinggi sekali dimana hampir semua exhibition yang bagus-bagus," tandasnya.

Untuk diketahui, Karya ini dikerjakan oleh delapan perupa muda indonesia yang handal dalam menggarap mural. Mereka terdiri dari berbagai macam latarbelakang sosial budaya. Bekerjasama menggarap karya seni besar yang penuh makna dan meriah secara visual.

Dimulai dari goresan Marishka Soekarna (drawmama), satu-satunya perempuan dalam kelompok ini. Karya ini kemudian ditanggapi oleh para perupa yang lain, yaitu Yudi Andhika (@theyellowdino), Miko (@tuyuloveme), Rizky Aditya Nugroho (bujanganurban), Otdy Jurakli (olderplus), Adi Dharma (stereoflow) Muchlis (@muklay) dan A.A.G. Airlangga (@tutugraf).

Share :
Komentar :

Terkait

Read More