Forgot Password Register

Headlines

Hari ini, Eni Saragih Kembalikan Seluruh Uang Terkait Kasus Suap PLTU Riau-1 ke KPK

 Hari ini, Eni Saragih Kembalikan Seluruh Uang Terkait Kasus Suap PLTU Riau-1 ke KPK Tersangka Suap PLTU Riau-1 Eni Maulani Saragih (Foto: Antara/Muhammad Adimaja)

Pantau.com - Tersangka kasus suap proyek PLTU Riau-1 Eni Maulani Saragih mengaku telah mengembalikan seluruh uang yang diterimanya dari pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo. Menurut Eni total uang yang ia kembalikan berjumlah Rp 2,250 miliar melalui tiga kali pembayaran.

"Sudah saya kembalikan pertama yang 500 (juta), kedua 500 juta. Hari ini 1,250 M, sebenarnya hari Senin tapi baru disita hari ini. Jadi total yang sudah yang saya kembalikan Rp 2,250 miliar," kata Eni usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018).

Baca juga: Eni Saragih akan Kembalikan Semua Uang Suap, Kecuali yang Dipakai Munaslub Golkar

Eni menyatakan telah mengembalikan seluruh uang dari total Rp 4,7 miliar yang ia terima dari Johannes Budisutrisno Kotjo. Namun Rp 2 miliar di antara uang tersebut ia serahkan ke partai Golkar untuk keperluan Munaslub dan Rp 500 juta lainnya telah disita KPK saat operasi tangkap tangan Juli 2018 lalu.

"Insyaallah dari yang Rp 4,7 M, 500 (juta) kan sudah disita duluan, dari Rp 4,250 M yang saya pakai Rp 2,250 M sudah saya kembalikan semua ke KPK," jelasnya.

Sementara itu, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pengembalian uang tersebut dilakukan Eni melalui penyetoran pada bank.

"Tersangka EMS yang diperiksa sebagai saksi telah menyampaikan bukti pengembalian uang melalui rekening penampungan KPK pada penyidik. Pada tahap tiga ini, EMS mengembalikan Rp 1,25 Milyar sebagai bagian dari penerimaan yg diakui tsk terkait proyek PLTU Riau-1," jelas Febri.

Febri menyebutkan dengan pengembalian uang tersebut bisa menjadi bahan pertimbangan penyidik dalam proses justice collaborator (JC) yang telah diajukan Eni.

Baca juga: Eni Saragih Pernah Minta Rp10 Miliar ke Johannes Kotjo untuk Suami di Pilkada Temanggung

"Hal ini tentu akan dipertimbangkan sebagai faktor meringankan dan juga dicatat terkait proses pengajuan JC. Sepanjang nanti hingga proses selesai di sidang, yang bersangkutan konsisten dan membuka seluas-luasnya keterlibatan pihak lain dan mengakui seluruh perbuatannya," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More