Pantau Flash
Kementan Ekspor Dedak Gandum Cilegon ke 4 Negara Senilai Rp39,6 Miliar
Ekspor Jepang Loyo 10 Bulan Berturut-turut
Soal Brexit: Inggris Bisa Keluar dari Uni Eropa dalam 10 Hari ke Depan
Jelang Duel dengan Petinju Afsel, Daud Yordan Fokus Latih Tanding
Pemerintah Diminta Konsisten Terapkan Aturan IMEI

20 Hari Pencarian, Belum Ditemukan Titik Terang Keberadaan Heli MI-17

20 Hari Pencarian, Belum Ditemukan Titik Terang Keberadaan Heli MI-17 Ilustrasi helikopter. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Tim SAR darat yang diterjunkan menyusuri pegunungan dan perkampungan di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang hingga kini belum menemukan keberadaan helikopter MI 17 milik TNI AD yang dilaporkan hilang sejak 28 Juni lalu.

"Memang betul dalam laporan yang diterima terungkap tim SAR darat yang diturunkan di berbagai kawasan seperti di Distrik Oksop, Pegunungan Botak, Distrik Oksebang dan Kampung Kobibkop belum menemukan keberadaan helikopter yang membawa 12 orang termasuk anggota Yonif 726/WRG yang sebelumnya bertugas di Okbibab,", kata Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Muhamad Aidi kepada Antara, Rabu (17/7/2019).

Dia mengatakan, walaupun belum ada laporan tentang keberadaan helikopter milik TNI AD namun pencarian masih terus dilakukan.

Baca juga: KASAD: Pencarian Helipkopter MI 17 Masih Terus Dilakukan

Belum diketahui sampai kapan pencarian dilakukan karena hingga kini belum ada perintah untuk menghentikan pencarian.

"Selain dari darat pencarian juga dilakukan melalui udara dengan mengerahkan helikopter milik Penerbad," kata Aidi seraya berharap cuaca bersahabat sehingga pencaharian dapat dilakukan melalui udara.

Helikopter dengan nomor registrasi HA-5138 milik TNI AD hilang kontak pada Jumat, 28 Juni, dengan membawa tujuh kru dan lima penumpang, yakni prajurit 725/WRG yang melakukan pergantian tugas.

Baca juga: Operasi Pencarian Helikopter MI 17 Diperluas hingga Kaure

Sebelumnya, TNI memperluas pencarian terhadap helikopter MI 17 yang dikabarkan hilang kontak di sekitar wilayah Lereh dan Airu, Kabupaten Jayapura, Papua.

Perluasan pencarian di daerah Lereh dan Airu, kata dia, sehubungan dengan adanya informasi dari masyarakat bahwa mereka mendengar ada suara helikopter di dua titik tersebut, yang dinyatakan helikopter MI 17.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Nasional

Berita Terkait: