Pantau Flash
Sainsbury Akan Stop Berjualan Kembang Api
Timnas Panahan 'Downgrade' Target Medali di SEA Games 2019
Pertumbuhan Ekonomi China di Kuartal ke-3 Meleset dari Ekspektasi
Kementan Dorong Penambahan Satu Juta Petani Milenials
Pemkab Bekasi Minta Proyek LRT Diperpanjang hingga Cikarang

23 Pelaku Pembakar Lahan Diringkus Polda Sumsel

23 Pelaku Pembakar Lahan Diringkus Polda Sumsel Kebakaran hutan dan lahan masih berlangsung di 4 provinsi yakni Riau, Jambi, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah (Foto: Antara)

Pantau.com - Sebanyak 23 tersangka pelaku pembakar lahan telah diringkus dan diproses Polda Sumsel dalam beberapa bulan terakhir. 

"Tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) itu satu di antaranya dari pihak perusahaan atau korporasi pemilik lahan konsesi di kawasan Kabupaten Musi Banyuasin," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, di Palembang, Rabu (18/9/2019).

Baca juga: Karhutla di Indonesia Diprediksi hingga Akhir September

Tersangka kasus karhutla dari masyarakat maupun korporasi, akan diperlakukan sama dalam proses hukum karena sebelumnya sudah diberikan peringatan keras dalam maklumat larangan membakar lahan pada musim kemarau.

Berdasarkan ketentuan Undang Undang lingkungan hidup, pelanggar maklumat larangan membakar lahan, hutan, dan perusakan lingkungan dikenakan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp5 miliar.

"Dengan penegakan hukum secara tegas diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para tersangka dan memberikan peringatan kepada yang lainnya sehingga ke depannya dapat dicegah kebakaran hutan dan lahan parah yang bisa menimbulkan bencana kabut asap seperti sekarang ini," katanya. 

Baca juga: Wilayah Ibu Kota Baru Ikut Diselimuti Kabut Asap Karhutla

Sementara sebelumnya Komandan Satgas Gabungan Siaga Darurat Bencana Asap Sumsel Kol Arh Sonny Septiono menegaskan petugas yang diturunkan di sembilan kabupaten rawan karhutla yakni Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasian, Musi Banyuasin, Muaraenim, Pali, Lahat, Musirawas, dan Kabupaten Musirawas Utara diinstruksikan untuk menindak tegas pelaku pembakaran.

Petugas yang diturunkan di sejumlah kabupaten rawan karhutla itu diperintahkan mengambil tindakan tegas kepada siapa pun yang terbukti dengan sengaja melakukan pembakaran untuk membuka lahan pada musim kemarau tahun 2019 ini.

"Siapa pun yang tertangkap tangan melakukan pembakaran lahan secara sengaja diperintahkan kepada petugas yang patroli untuk melakukan tindakan tegas dan bila perlu ditembak di tempat," ujar komandan satgas.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: