Forgot Password Register

315 Petugas Teknik PLN Siaga 24 Selama Lebaran

Instalasi Listrik (Foto:Patau.com/Fery Heryadi) Instalasi Listrik (Foto:Patau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Bogor, Jawa Barat, tetap siaga selama Lebaran 2018 dengan mengerahkan 315 petugas teknik di seluruh rayon untuk mengantisipasi gangguan dan memastikan aliran listrik aman serta lancar.

"PT PLN harus siap melayani masyarakat setiap saat, mendukung dan mengawal kehandalan pasokan listrik," kata Widodo, Manajer PT PLN Area Bogor, Rabu (6/6/2018).

Widodo menjelaskan, tim pelayan teknik bertugas di setiap tujuh sub rayon meliputi wilayah Kota dan Kabupaten Bogor. Petugas teknik ini dibagi dalam sistem shift yang akan bekerja selama 24 jam, dilengkapi dengan mobil layanan jaringan.

"Kami memastikan apabila ada gangguan petugas siaga 24 jam mengantisipasi jangan sampai terjadi pemadaman dalam durasi yang panjang," jelasnya.

Baca juga: Menilik Pewaris Gurita Bisnis Chairul Tanjung

Widodo menjamin aliran listrik sampai libur Lebaran nanti tetap lancar dan tersedia. PLN telah melakukan perawatan dan pemeliharaan jaringan secara berkala.

Pihaknya mengupayakan tidak akan ada pemadaman karena pemeliharaan atau perawatan jaringan hingga Lebaran nanti.

"Kita lakukan penundaan perawatan dan pemeliharaan besar setelah Lebaran," tuturnya.

Sebelumnya, Direktur PLN Sofyan Basir dalam kegiatan di BUMN di Kampus IPB Minggu, (3/6) mengatakan, listrik untuk wilayah Jawa dan Jabodetabek cukup, tidak ada pemadaman.

Menurutnya, pemadaman terjadi karena ada gangguan seperti bencana alam, banjir, pohon tumbang, angin kencang, dan gangguan dari pohon.

Baca juga: Bukan Qatar, Ternyata Ini Negara Terkaya di Dunia

"Karena banyak pohon-pohon yang menyentuh kabel listrik. Jadi bukan pemadaman, tapi karena gangguan, seperti di Bogor sering terjadi," jelasnya.

Menurut Sofyan, petugas PLN proaktif melakukan pemangkasan pohon-pohon yang menyentuh kabel listrik. Di monitor rutin setiap tiga bulan sekali menyisir semua jaringan listrik yang ada.

"Tapi kebanyakan pohon-pohon itu milik warga, dan banyak juga yang tidak mau pohonnya dipotong," kata Sofyan.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More