Pantau Flash
KPK Kembali Agendakan Pemeriksaan Soekarwo Pekan Depan
Kantongi USD102 Miliar, Huawei Duduki Posisi 1 dari 500 Perusahaan China
Produsen Korsel Sudah Incar Lokasi Untuk Pabrik Mobil Listrik di Karawang
The Daddies Melenggang ke Perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka

5 Tips untuk Millennials yang Niat Miliki Rumah Tanpa Nunggu Warisan

Headline
5 Tips untuk Millennials yang Niat Miliki Rumah Tanpa Nunggu Warisan Ilustrasi rumah tinggal. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Para millenials memiliki dunia digenggaman mereka dengan smartphone meraka, tetapi tidak dengan keuangan mereka.

Banyak pihak menyayangkan sikap generasi millenial yang terbilang boros dan tak berfikir soal masa depan. Dikutip ABC, reporter bisnis Radio Nasional David Taylor menguraikan kemiskinan yang dihadapi banyak milenium di usia tua dalam sebuah artikel beberapa hari lalu.

Ini bacaan yang suram, terutama jika Anda lahir dari awal 1980-an hingga pertengahan 1990-an. Jadi, apa yang harus dilakukan?

Baca juga: Kabar Gembira, Pertamina Temukan Cadangan Minyak di Sumur Benewangi

1. Ambil pandangan jangka panjang tentang memiliki rumah

Ya, harga rumah naik lebih dari dua kali lipat dalam 20 tahun terakhir, dan dalam enam tahun terakhir mereka naik 50 persen di Melbourne dan 70 persen di Sydney.

Haruskah anda mengorbankan gaya hidup anda untuk membeli dan membangun? Apa yang salah dengan menyewa selamanya? 

Bagi sebagian besar generasi milenium, peluang membeli rumah di Melbourne atau Sydney di awal usia 20-an, seperti yang dilakukan orang tua mereka, sudah lama berlalu. Namun yang penting, adalah bahwa ketika anda pensiun anda tinggal di tempat anda sendiri.

2. Beli rumah dimana anda mampu membelinya


Ilustrasi (Pixabay)

Jika Melbourne atau Sydney berada di luar jangkauan, bahkan dalam jangka panjang (dan itu hanya akan menjadi lebih buruk ketika standar pinjaman bank diperketat), salah satu strategi mungkin membeli di suatu tempat di lokasi yang jauh lebih murah dan menyewakannya.

Pada saatnya nanti anda mungkin dapat menukar jalan anda ke tempat yang benar-benar ingin anda tinggali. Banyak milenium akan mewarisi uang dari orang tua dan anggota keluarga lainnya, tetapi tentu saja banyak yang merasakan hal demikian.

Nantinya sobat Pantau akan memiliki masa pensiun yang jauh lebih menyenangkan di Ballarat atau Mudgee (misalnya) di tempat anda sendiri, daripada di Melbourne atau Sydney, di mana pembayaran sewa atau hipotek yang tinggi mengambil potongan besar dari penghasilan anda.

Baca juga: Di Tengah Goyangan Utang Negara, Jokowi Tegaskan Pentingnya Infrastruktur

3. Berpikir jangka panjang dengan uang anda

Nasihat ini bisa juga berjudul, "Kendalikan pengeluaran Anda". Berfikirlah selama masa kerja kita, kita akan mendapatkan jumlah uang yang terbatas.

Kenyataannya adalah, semakin banyak kita menghabiskan uang sekarang, semakin sedikit kemungkinan untuk memiliki rumah atau pensiun.

Di sinilah keputusan sulit harus diambil. Liburan berkemah dan bukan liburan ke luar negeri. Mobil bekas bukan yang baru. Makan di rumah daripada di restoran, menjaga iPhone 5 sedikit lebih lama, satu bungkus kopi sehari, bukan dua.

4. Simpan buku harian pengeluaran dan siapkan anggaran


Ilustrasi (Pixabay)

Sangat sulit untuk mengendalikan uang, jika kamu tidak tahu ke mana ia pergi. Buku harian pengeluaran, misalnya enam bulan, di mana anda memasukkan segala sesuatu mulai dari pembelian terbesar hingga yang terkecil. Mungkin sobat pantau akan terkejut dengan apa yang anda temukan. Misalnya, $10 per hari atau Rp140 ribu untuk makan siang menambah banyak uang selama enam bulan atau setahun.

Baca juga: Yang Baru Lulus, Buruan... PLN Buka Lowongan Kerja Nih

5. Pertimbangkan investasi bijak untuk meningkatkan kekayaan anda

Ada sejumlah strategi investasi yang dapat meningkatkan kekayaan Anda dan membantu anda lebih dekat dengan tujuan hidup anda.

Lakukan dengan benar, kalau tidak itu perjudian, tidak berinvestasi, dan ada banyak yang dipertaruhkan. Sulit di luar sana selama ribuan tahun. Tidak ada solusi mudah dan daftar ini tidak lengkap.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi