Forgot Password Register

Headlines

78 Siswa Korban Penculikan di Kamerun Telah Dibebaskan

78 Siswa Korban Penculikan di Kamerun Telah Dibebaskan Murid-murid yang menjadi korban penculikan oleh kelompok bersenjata di Kamerun. (Foto: Reuters/Josiane Kouagheu)

Pantau.com - Para penculik telah membebaskan sejumlah anak-anak sekolah dan pengemudi pada Rabu pagi (7 November 2018), tetapi masih menahan kepala sekolah dan seorang guru, kata para pejabat setempat.

Sejumlah pria bersenjata yang menculik anak-anak sekolah pada Senin di kota Bamenda telah membebaskan di wilayah sekitar 18 km dari kota Bafut, kata tentara.

Insiden 80 anak-anak diculik belum pernah terjadi sebelumnya dalam krisis separatis yang berlangsung sudah lama di negara itu dan ketiadaan informasi resmi menimbulkan kebingungan terkait penculikan tersebut dan tempat penyekapan mereka.

Baca juga: 78 Murid Sekolah di Kamerun Menjadi Korban Penculikan Kelompok Bersenjata

"Saya tahu tentang penculikan di Facebook. Saya berdoa semoga puteri saya tidak ada di antara mereka," kata Philo Happi, seorang ibu yang puterinya berusia 15 tahun.

"Saya menemukan dia diculik. Saya menangis, Saya takut. Sekarang anak-anak sudah ditemukan. Saya senang," ucap Samuel Fonki, seorang tokoh gereja di Kamerun yang berunding untuk membebaskan 78 anak-anak, mengatakan tak ada uang tebusan diminta namun tidak memberikan rincian mengenai situasi pembebasan.

"Kepala sekolah dan seorang guru masih bersama para penculik. Mari kita doakan," ujar Fonki.

Anak-anak yang dibebaskan tak menderita luka-luka walaupun pakaian mereka kotor dan mereka tampak kelelahan, demikian seorang saksi mata Reuters.

Alain (17), melukiskan bagaimana sejumlah orang telah menculik mereka dari sekolah Senin pagi, memaksa mereka lari dan menutup wajah mereka. Ia mengatakan para penculik tersebut tidak berlaku kasar dan tetap memberi makanan bagi para sandera.

Baca juga: 3 Tentara Tewas dalam Serangan Bom di Somalia

Share :
Komentar :

Terkait

Read More