Forgot Password Register

Headlines

Ada Proyek Baru, Penandatanganan Kontrak Investasi untuk 21 Proyek Tunggu Jokowi

Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kanan) bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kedua kiri), Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (kiri) dan Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo (kanan) (ICom/AM IMF-WBG/M Agung Rajasa) Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kanan) bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kedua kiri), Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (kiri) dan Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo (kanan) (ICom/AM IMF-WBG/M Agung Rajasa)

Pantau.com - Indonesia masih terus melakukan proyek infastruktur. Kementerian BUMN sendiri melalui kontrak investasi akan melaksanakan 21 proyek.

Sejumlah anggaran ini tak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Tetapi menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). 

Rencananya, penandatanganan kontrak investasi senilai 13,6 miliar dolar AS atau setara Rp200 triliun dilakukan disela-sela agenda IMF-WB di Bali yang akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Saat yang Lain Kritik, IMF Sebut Ekonomi Indonesia Kokoh

"Ada 21 proyek dengan nilai 13,6 miliar dollar AS dan melibatkan tidak kurang dari 12 BUMN," kata Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir saat konferensi pers Indonesia Investment Forum 2018 di Hotel Conrad, Tanjung Benoa, Selasa (9/10/2018).

Perlu diketahui bahwa Mandiri Sekuritas sebagai anak usaha dari Bank Mandiri, menjadi salah satu pihak menangani investasi proyek tersebut. Sehari sebelumnya Kementerian Keuangan juga telah merilis sejumlah BUMN yang menjadi penjamin proyek infastruktur di Indonesia.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More