Forgot Password Register

Headlines

Ahok Dapat Remisi 2 Bulan di Hari Kemerdekaan RI

Ahok Dapat Remisi 2 Bulan di Hari Kemerdekaan RI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Foto: Pantau.com/Tommy Adi Wibowo)

Pantau.com - Mantan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapat remisi peringatan 73 tahun Kemerdekaan RI. Dirjen Pemasyarakatan Kemkumham, Sri Puguh Budi Utami mengatakan, masa hukuman Ahok dikurangi 2 bulan.

"Sesuai dengan syarat substansi dan syarat administrasi yang bersangkutan (Basuki) dapat remisi dua bulan," kata Utami usai Upacara Peringatan Proklamasi RI di Kemkumham, Jakarta, Jumat (17/8/2018).

Ahok sebelumnya divonis dua tahun penjara oleh Pengadilan Jakarta Utara atas perkara penodaan agama pada 9 Mei 2017 lalu. Dengan remisi dua bulan tersebut, Ahok diperkirakan bebas pada April 2019. Utami menambahkan, prediksi ini dapat berubah jika Ahok kembali mendapat remisi pada Natal nanti.

"Setelah dikurangi remisi, tahun depan sekitar April 2019 bebas setelah dikurangi remisi. Sekarang juga dapat. Kalau dapat remisi Natal, (hukuman) dikurangi lagi. Sesuai dengan catatan yang ada di kami," ucapnya.

Baca juga: Kejutan Ahok dari Balik Jeruji Besi, Buku Seharga Rp1 Juta

Selain Ahok, KemenkumHAM juga memberikan remisi Hari Kemerdekaan kepada 102.976 narapidana. Sebanyak 2.220 warga binaan di antaranya langsung dinyatakan bebas.

"Remisi umum 1 artinya diberikan remisi tapi belum bebas sebanyak 100.776 dan Remisi umum 2 sebanyak 2.200 orang langsung bebas. Tadi ada dua orang yang mewakili," kata Menkumham, Yasonna H Laoly.

Yasonna mengatakan, KemenkumHAM telah menghemat anggaran biaya makan narapidana sebesar nyaris Rp119 miliar dari remisi yang diberikan tahun ini. Nominal tersebut berasal dari biaya makan per-orang setiap hari sebesar rata-rata 14.700 dikalikan 8.091.870 hari yang dihemat karena remisi.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More