Forgot Password Register

Aksi Demo Bawaslu, Ustaz Bernard Ajak Massa Siap Dipenjara, Maksudnya?

Aksi Demo Bawaslu, Ustaz Bernard Ajak Massa Siap Dipenjara, Maksudnya? Ketua Panitia Reuni 212, Ustaz Bernard Abdul Jabbar saat berorasi di mobil komando (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.com - Ketua Panitia Reuni 212, Ustaz Bernard Abdul Jabbar mengajak massa demonstrasi agar mengikuti jejak para tokoh yang aktif dalam menyuarakan kecurangan Pemilu untuk tidak takut dihukum penjara.

Hal itu diucapkannya didepan massa yang berunjuk rasa di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI saat menjadi orator demonstrasi.

Baca juga: Polisi Bersorban Turut Amankan Aksi Massa di Depan Bawaslu

"Siap enggak kita ikut? Siap kita ikut dipenjara? Kita akan ikut semuanya saudara, biar mereka susah ngasih makan kita di penjara, biar abis saudara-saudara, siap? Siap saudara? Selamat jalan,tunggu komando ulama untuk hari-hari berikutnya," ucap Bernard.

Selain itu, Bernard juga menghimbau kepada para massa demonstrasi untuk tak gentar sedikitpun meski para tokoh yang memperjuangkan keutuhan negara kesatuan republik Indonesia terus di kriminalisasi.

"Satu-satu tokoh yang berjuang untuk rakyat dipenjara. Biarkan saja, biarkan sodara, biarkan, biarkan polisi menangkap semuanya," kata Bernard.

Sebelumnya, sejumlah massa yang berasal dari Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengambil Fatwa (GNPF) Ulama, dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 menggelar aksi unjukrasa di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia.

Wakil Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ferry Juliantono menyebut bahwa aksi massa di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia bertujuan untuk mengawal laporan terkait dugaan kecurangan pemilu.

Baca juga: 5 Tokoh Pendukung Prabowo Subianto yang Terjerat Kasus

"Hari ini sebenarnya ada inisiatif dari relawan, masyarakat, teman-teman GNPF, yg mengiringi laporan yg disampaikan BPN ke Bawaslu," ucap Ferry di depan kantor Bawaslu RI, Jumat (10/5/2019).

Share :
Komentar :

Terkait

Read More