Pantau Flash
Sri Mulyani: RI Fokus Konsumsi Domestik Meski Perlambatan Ekonomi Global
Vicky Nitinegoro Ditangkap, Polisi Periksa Liquid Vape Terkait Narkoba
Kapolri Sebut Pelarangan Demonstrasi Agar Negara Tak Kecolongan
4 Hari Lagi, Yahoo Tutup Layanan Group dan Seluruh Konten
Akses Keluar Tol Slipi Arah Gatot Subroto Ditutup karena Isu Demo

Amandemen Terbatas UUD Tak Akan Ubah Sistem Pemilihan Presiden, Kata MPR RI

Headline
Amandemen Terbatas UUD Tak Akan Ubah Sistem Pemilihan Presiden, Kata MPR RI Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Ketua Umum Megawati sedang berbincang (Foto: Antara)

Pantau.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa amendemen terbatas UUD Tahun 1945 tidak akan mengubah sistem pemilihan presiden dan wakil presiden karena akan tetap menggunakan pemilihan langsung.

"Jadi, saya tahu persis arah dari pertanyaan tadi intinya kalau Anda apakah amendemen ini mengubah sistem pemilihan presiden, tidak," kata Bamsoet di kediaman presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, Jakarta, Kamis 10 Oktober 2019.

Baca Juga: MPR Datangi Megawati, Minta Masukan Amandemen UUD 1945

Bamsoet menjelaskan, yang dimaksud perubahan terbatas adalah menyangkut masalah ekonomi dan pembangunan Indonesia dalam kurun waktu 50 sampai dengan 100 tahun yang akan datang.

Menurutnya, amandemen terbatas tersebut maksudnya adalah lebih kepada agar ke depannya tercipta cetak biru (blue print) Indonesia 50-100 tahun ke depan yang mengacu pada satu buku induk.

Bamsoet mengatakan, bahwa Indonesia telah memilih demokrasi dengan sistem pemilihan langsung. Namun, seharusnya visi dan misi pemimpin dari daerah hingga pusat harus mengacu pada peta jalan Indonesia yang sudah digariskan ke depan.

"Manakala ada pergantian kepala negara dan kepala daerah, cetak biru sama sehingga tidak memulai lagi dari bawah. Dengan demikian, diharapkan pembangunan ekonomi kita bisa cepat," ungkapnya.

Baca Juga: Fraksi PAN: Kami Dukung Amandemen UUD, tapi...

Menurutnya, MPR RI akan memberikan ruang secara luas untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait dengan pembahasan amendemen terbatas UUD NRI Tahun 1945.

Pimpinan MPR RI yang hadir di kediaman Megawati, yaitu Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan ketiga wakil ketua: Arsul Sani, Zulkifli Hasan, dan Ahmad Muzani, Fadel Muhammad, Syarief Hasan, Hidayat Nur Wahid, Jazilul Fawaid, dan Ahmad Basarah.v

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: