Forgot Password Register

Amankan Idul Fitri, Polda Jatim Kerahkan 2.650 Personel

ilustrasi polisi (Foto: Antara/ Raisan Al Farisi) ilustrasi polisi (Foto: Antara/ Raisan Al Farisi)

Pantau.com - Polda Jawa Timur menurunkan 2.650 personel gabungan dalam "Operasi Ketupat Semeru 2018" yang digelar dari tanggal 7-25 Juni guna mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

"Ada beberapa kerawanan yang jadi perhatian selain kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas yang cukup banyak. Dengan dioperasikan jalan tol yang bersifat penuh maupun fungsional sudah dipersiapkan," kata Wakapolda Jatim Brigjen Pol Widodo Eko Prihastopo, Rabu (6/6/2018).

Dia mangaku ada alur-jalur yang belum sempurna dan beberapa hal yang perlu diwaspadai. Untuk itu pihaknya selalu berkomunikasi dengan para pengembang proyek.

"Ada beberapa titik yakni di lintas utara dan lintas selatan. Jalur Surabaya menuju barat perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi perhatian. Semua titik menjadi perhatian dan tidak ada yang terlewatkan," katanya.

Baca juga: Jelang Lebaran, Kapolri, Panglima TNI dan Menteri Gelar Rapat Koordinasi

Untuk kendaraan, kata Widodo, dilarang melintas pada tanggal 12-14 Juni. Namun pelarangan itu kondisinya seragam.

"Di jatim agak spesifik karena pembatasan tidak seketat di Jawa Barat dan Jakarta. Kita banyak pilihan untuk menyelenggarakan," ujarnya.

Selain laka dan kemacetan, pihaknya dan TNI juga mewaspadai tempat-tempat yang menjadi titik rawan untuk mengantisipasi adanya serangan teror.

Satgas Pangan Polda Jatim juga memantau harga eceran tertinggi yang sudah ditentukan. Jika melebihi itu satgas pangan akan bergerak.

"Ini yang menjadi sasaran selain tujuannya menciptakan rasa aman sehingga masyarakat melaksanakan Idul Fitri aman dan nyaman. Tapi operasi ini adalah operasi kemanusiaan. Kita menghindari yang bersifat represif lebih preventif dan pre-emtif," ucapnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More