Forgot Password Register

Headlines

Anggaran IMF-WB 'Disunat' Hingga Rp200 Miliar

 Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara (Foto: Pantau.com/Nani Suherni) Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara (Foto: Pantau.com/Nani Suherni)

Pantau.com - Masih membahas tentang sejumlah komentar soal pemborosan anggaran di agenda Internasional Moneter Fund World Bank 2018, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara tegas membantah isu tersebut.

Ditemui di acara IMF-WB di Bali, Rudianta menegaskan Pemerintah sudah memangkas anggaran IMF-WB kurang lebih Rp200 miliar menjadi Rp600 lebih.

"Iya biasa aja, ya memang orang nggak lihat disini. Bahkan dari anggaran pun yang darinya Rp800 miliar, sekarang nggak lebih dari Rp600 miliar," ujar Rudiantara, Senin (8/10/2018) di Bali. 

Baca juga: Habiskan Rp810,17 Miliar, Benarkah Agenda IMF-WB Bali Super Mewah?

Ia bahkan melontarkan data Bappenas atas perputaran uang di Bali selama agenda IMF-WB di gelar. Jumlah nominal yang disebutkan jelas lebih besar 6 kali lipat dari anggaran IMF-WB.

"Manfaatnya luar biasa, studynya Bappenas saja ke Bali itu Rp6 triliun lebih, itu saja sudah balik modal. Belum lagi secara strategis orang seluruh dunia datang ke Indonesia, dari sektor keuangan ya melihat Bali, melihat Indonesia," jelasnya.

Disinggung tentang dana apa yang disunat, Rudiantara menilai, Menteri Keuangan dan jajarannya yang lebih paham secara detail.

Baca juga: Agenda IMF-WB Perdana, Sri Mulyani dan Bos IMF Bertandang ke Lombok

Seperti diketahui sebelumnya, data Bank Indonesia menuliskan, tahun ini anggaran IMF-WB di Bali berkisar Rp810,17 miliar. Jika dibandingkan dengan negara tetangga Singapura lebih besar yakni Rp994,4 miliar di tahun 2016. Hal serupa juga terlihat dianggaran pertemuan IMF-WB 2015 di Peru senilai Rp2,29 triliun. 

Bahkan, Jepang negara dengan fasilitas yang super canggih pun menghabiskan Rp1,1 triliun. Sedangkan pada tahun 2009 tuan rumah IMF-WB di Turki merogoh kocek Rp1,252 triliun.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More