Pantau Flash
Sri Mulyani: RI Fokus Konsumsi Domestik Meski Perlambatan Ekonomi Global
Vicky Nitinegoro Ditangkap, Polisi Periksa Liquid Vape Terkait Narkoba
Kapolri Sebut Pelarangan Demonstrasi Agar Negara Tak Kecolongan
4 Hari Lagi, Yahoo Tutup Layanan Group dan Seluruh Konten
Akses Keluar Tol Slipi Arah Gatot Subroto Ditutup karena Isu Demo

Arsenal Mengakui Melempem Ketika Jumpa Watford

Arsenal Mengakui Melempem Ketika Jumpa Watford Granit Xhaka. (Foto: Getty Images)

Pantau.com - Kapten Arsenal, Granit Xhaka, mengaku rekan setimnya bermain ketakutan setelah The Gunners membuang keunggulan dua gol dan harus puas meraih hasil imbang 2-2 lawan Watford di laga lanjutan Premier League, Minggu 15 September 2019.

Sejatinya, kemenangan atas Watford akan membuat Arsenal naik ke peringkat ketiga dan mereka sempat bermain meyakinkan saat Pierre-Emerick Aubameyang mencetak dua gol pada babak pertama di Vicarage Road.

Namun, performa tim arahan Unai Emery itu menurun di babak kedua saat mereka kebobolan gol Tom Cleverley dan memberikan penalti akibat pelanggaran bek Brasil, David Luiz.

Baca juga: Hasil Pertandingan Premier League Semalam, Arsenal Gagal Menang

Robert Pereyra yang menjadi eksekutor tendangan penalti, berhasil melaksanakan tugasnya dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-81.

Arsenal sendiri telah kebobolan sembilan gol dalam empat pertandingan Premier League terakhir mereka setelah memulai musim ini dengan kemenangan 1-0 atas Newcastle United.

Gawang mereka juga tercatat mendapatkan 96 kali tembakan musim ini, lebih banyak dari tim mana pun di liga top Eropa. Xhaka tidak ragu untuk mengakui apa yang salah dari permainan timnya sejauh ini.

"Apa yang salah? Itu pertanyaan yang bagus. Pada babak pertama kami masuk ke ruang ganti dan semuanya baik-baik saja. Semua pemain senang tetapi kami keluar dan bermain buruk di babak kedua. Anda harus mengatakan bahwa kami senang bisa mendapatkan poin," buka Xhaka seperti dilansir dari BBC, Senin (16/9/2019).

"Kami takut di babak kedua. Kami tahu mereka akan menyerang dan mendorong kami dengan keras, tetapi kami harusmya menunjukkan karakter dan tidak takut. Kami sudah membicarakannya. Kami tidak boleh tampil seperti ini di babak kedua,"tambahnya.

"Kami tahu mereka (Watford) bermain lepas dan mereka akan menekan kami, tetapi kami tidak menunjukkan gaya permainan kami, kami terlalu takut, tidak ada yang menginginkan bola. Kami seharusnya tetap tenang, menjadi kuat secara mental tetapi kali ini gagal melakukannya,"tukasnya.


Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Olahraga

Berita Terkait: