Forgot Password Register

Australia Digoyang 'Tsunami Darat' Selama November, Kerugian Ditaksir Capai 8 Miliar

Australia Digoyang 'Tsunami Darat' Selama November, Kerugian Ditaksir Capai 8 Miliar Ilustrasi modus penipuan dari kantor pajak Australia yang mengancam akan menangkap korban. (ABC News)

Pantau.com - Diperkirakan warga Australia mengalami kerugian sekitar AUD800 ribu atau sekitar Rp8 miliar selama bulan November 2018. di tengah 'tsunami' kasus penipuan lewat telepon dengan mengatasnamakan dari Kantor Pajak Australia (ATO).

Mereka yang menelpon untuk menipu tersebut menyampaikan ancaman bahwa korbannya akan ditahan bila tidak memberikan data identitas pribadi mereka. Data terbaru dari ATO menyebutkan bahwa lebih dari 37 ribu usaha penipuan dilaporkan terjadi selama bulan November saja.

Seorang warga lansia dikabarkan menderita kerugian lebih dari AUD 236 ribu sekitar Rp2,36 miliar) sejak bulan Juni. "Penipuan menggunakan telepon masih merupakan hal yang paling umum digunakan, namun cara mereka yang terus berubah." kata Wakil Kepala ATO Kath Anderson, yang dilansir dari ABC News, Rabu (5/12/2018).

Baca juga: Amnesty Internasional Australia Desak Thailand Bebaskan Pengungsi dari Melbourne

Salah satu taktik yang banyak dilakukan dalam beberapa pekan terakhir adalah telepon yang menggunakan suara rekaman seperti suara robot yang meminta korbannya menelpon kembali disertai dengan ancaman.

"Bila kami tidak mendapat telepon balik dari anda, kami akan mengeluarkan perintah penahanan untuk kamu dan kamu akan ditahan. "

Bentuk penipuan lain adalah mereka yang berpura-pura dari ATO dengan nomor telepon mereka seolah-olah telepon lokal sehingga terlihat telepon dari Australia padahal dilakukan dari luar negeri.

"ATO tidak memberikan nomor telepon yang muncul di layar telepon anda. Yakinlah kalau ada nomor yang muncul itu pastilah bukan dari ATO," kata Anderson.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More