Forgot Password Register

Awasi Tenaga Kerja Asing, Pemerintah Bentuk Satgas TKA

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri (Foto: Antara/Hafidz Mubarak A) Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri (Foto: Antara/Hafidz Mubarak A)

Pantau.com - Pemerintah Indonesia membentuk Satuan Tugas Tenaga Kerja Asing yang terdiri atas 24 kementerian dan lembaga. Hak itu dimaksudkan untuk memperkuat pengawasan terhadap tenaga kerja asing.

"Saat ini pemerintah menyederhanakan izin penerimaan tenaga kerja asing, untuk itu perlu diperkirakan kontrol terhadap tenaga kerja asing," kata Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi M Hanif Dhakiri saat meluncurkan Satgas TKA di Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Baca juga: Ombudsman Desak Presiden Tegas Terhadap Tenaga Kerja Asing

Hanif mengatakan, satgas yang beranggotakan 45 orang tersebut merupakan rekomendasi dari DPR RI Komisi IX. Menurutnya, Indonesia pada dasarnya terbuka dengan tenaga kerja asing apabila sesuai peraturan yang berlaku, namun jika tenaga kerja asing yang melakukan pelanggaran maka harus ditindak.

Selama ini pemerintah telah memiliki sistem pengawasan untuk TKA, yaitu melalui Imigrasi dan Kementerian Ketenagakerjaan. Demi memperkuat pengawasan tersebut maka dibentuk Satgas TKA.

Baca juga: Ribuan TKA Bekerja di Bekasi, Disnaker: Kalau Ada Buruh Kasar Laporkan

Satgas ini bersifat sementara dan pertama mereka akan bekerja selama enam bulan. Mereka juga wajib memberikan laporan tiga bulan sekali atau sewaktu-waktu jika diperlukan.

"Setelah enam bulan kami akan evaluasi kinerja satgas ini. Maka jika masih diperlukan dapat diperpanjang," katanya.

Diharapkan Satgas ini dapat melakukan pembinaan serta pengawasan terhadap TKA.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More