Forgot Password Register

Bahas Perjanjian Nuklir 2015, China-Rusia Bakal Sambangi Iran

Bendera Iran. (Foto: Pixabay) Bendera Iran. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Menteri luar negeri dari China, Prancis, Jerman, Inggris dan Rusia akan bertemu dengan pejabat Iran pada Jumat di Wina.

Pertemuan tersebut akan membahas bagaimana menjaga perjanjian nuklir tahun 2015 setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan untuk menarik diri.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, mengonfirmasi pertemuan itu dalam sebuah pernyataan pada Rabu setelah kantor berita negara Iran IRNA mengumumkan pertemuan sehari sebelumnya.

Baca juga: Trump: Obama Naturalisasi 2500 Warga Iran Bagian Kesepakatan Nuklir 2015

Menteri Luar Negeri China dan anggota dewan negara, Wang Yi, mengatakan dia akan pergi ke Wina. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan juga akan ikut serta dalam kunjungan tersebut.

Iran meminta pertemuan, demikian laporan IRNA dan para diplomat Eropa, untuk membahas upaya Eropa menyelamatkan pakta nuklir internasional dalam menghadapi keputusan 8 Mei Trump demi menghidupkan kembali sanksi terkait Iran, setelah berakhirnya periode 90-dan 180-hari tenggat waktu.

Baca juga: Akhirnya, Pemberontak Suriah Siap Laksanakan Tuntutan Rusia Demi Perdamaian

Sanksi mulai berlaku pada Agustus, tetapi beberapa perusahaan Eropa yang berinvestasi di Iran dan dengan operasi besar di Amerika Serikat telah mengumumkan mereka akan menarik diri dari kesepakatan bisnis dengan Teheran.

Komisi Eropa mengusulkan bahwa pemerintah Uni Eropa melakukan transfer uang langsung ke bank sentral Iran untuk menghindari sanksi AS, tetapi rencana terperinci belum muncul.

Uni Eropa, yang pernah menjadi importir minyak terbesar Iran, bertekad untuk menyelamatkan perjanjian nuklir dengan tetap membuat uang mengalir ke Tehran selama Iran mematuhi kesepakatan 2015 untuk mencegahnya mengembangkan senjata atom. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More