Forgot Password Register

Balapan Sembrono di GP China, Verstappen dapat 'Kartu Kuning'

Balapan Sembrono di GP China, Verstappen dapat 'Kartu Kuning' Max Verstappen. (Foto: Reuters/Aly Song)

Pantau.com - Penampilan driver muda Red Bull, Max Verstappen, di GP China masih menyisakan perdebatan. Maklum, pembalap berusia 20 tahun itu membalap dengan cara sembrono menyebabkan Sebastian Vettel (Scuderia Ferrari) kehilangan posisi terbaiknya.

Seperti diketahui, Vettel mengawali lomba di barisan terdepan terlibat insiden dengan Verstappen, di tikungan ke-14. Mobil pembalap berpaspor Belanda itu menyenggol mobil Vettel dan membuat keduanya melintir di lintasan. Atas kejadian tersebut, Verstappen mendapat hukuman 10 detik dari Race Direction.

Usai balapan, Verstappen menyesali perbuatannya. Dirinya tak bisa mengelak dengan kejadian yang merugikan pembalap lain.

Baca Juga: Hasil Balapan F1 GP China 2018, Ricciardo Kalahkan Mercedes dan Ferrari 

"Itu salah saya tapi saya tidak bisa memutarnya kembali," ujar Verstappen mengutip dari Wheel24, Senin (16/4/2018).

Perbuatan Verstappen itu juga dikritik oleh petinggi Red Bull, Christian Horner dan Dr Helmut Marko. Sebab, membalap dengan sembrono itu mengakibatkan kerugian pada diri sendiri, bukan hanya driver lain."Dia perlu mengendalikan dirinya sedikit lebih banyak," ujar Marko.


"Saya sudah memberitahunya bahwa waktunya akan tiba, tetapi dia tidak bisa melebih-lebihkannya. Dia tahu bahwa dia telah kehilangan kemenangan dan kita kehilangan 1-2," tambah Horner.

Sementara itu, Vettel begitu geram dengan tindakan yang dilakukan. Keduanya sempat bentrok pada musim lalu di GP Singapura yang mengakibatkan pembalap asal Jerman itu out dari race. Kini, dirinya tak ingin perang komentar di media, ia menilai Verstappen sebaiknya harus lebih sabar.

"Saya pikir itu baik, dia datang kepada saya daripada melakukannya melalui media. Dia salah menilai situasi, membuat kesalahan, dan itu dapat terjadi bahkan jika Anda memiliki 300 balapan. Tapi saya tidak berpikir itu masalah usia. Dia sudah memiliki beberapa race, dalam situasi seperti itu, dia hanya harus sedikit lebih sabar," pungkas pembalap berjuluk Baby Schumi tersebut.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More