Pantau Flash
Marcus/Kevin Perpanjang Rekor Buruk Jumpa Endo/Watanabe
10 Tempat Kerja Terbaik di Singapura, Google Nomor 1
Iwan Bule Sebut Penggawa Timnas U-22 Bisa Bela Tim Senior
Greys/Apri Gagal Lolos ke Semifinal BWF World Tour Finals 2019
Waskita Bantah Kabar di Medsos yang Sebut Tol Layang Japek Meliuk-liuk

Banjir Bandang Terjang Komplek Pasir Jatienda Kabupaten Bandung, 3 Orang Tewas

Headline
Banjir Bandang Terjang Komplek Pasir Jatienda Kabupaten Bandung, 3 Orang Tewas Ilustrasi Korban tewas. (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Sebanyak tiga orang warga tewas akibat diterjang banjir bandang yang terjadi di Komplek Pasir Jatienda, Dusun Pasir Jati RT 04/RW 06, Desa Jatiendah Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Sabtu malam.

Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jawa Barat, Budi Budiman Wahyu di Bandung, Minggu menyebutkan ketiga orang warga yang meninggal dunia akibat banjir bandang di Kabupaten Bandung tersebut Firdasari (35), Nuraini (25) dan Rauvan (17 bulan).

Selain itu, lanjut Budi, sebanyak tiga orang juga mengalami luka-luka akibat kejadian bencana alam ini yakni Kiki (12) mengalami luka berat, Nisa (14) mengalami luka ringan dan Ajay (45) mengalami luka ringan.

Baca juga: Bus Terguling di Jalur Bandung-Garut, Dua Penumpang Tewas

Budi menjelaskan banjir di lokasi tersebut terjadi pada hari Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Banjir tersebut, lanjut dia, diakibatkan oleh intensitas hujan deras, sehingga sungai di kawasan Jatiendah meluap sehingga tak bisa menampung debit air sungai tersebut.

Banjir juga telah mengakibatkan dua unit rumah rusak berat dan 10 unit rumah rusak sedang. "Saat ini kami terus terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung. Selain kami, BPBD Kabupaten Bandung, SAR dan tim aparat setempat menuju kelokasi kejadian untuk mengevakuasi warga yang meninggal dunia dan luka-luka," kata dia.

Baca juga: Tertimbun 2 Hari, Satu Korban Rusun Ambruk di Istanbul Selamat

Lebih lanjut Budi mengatakan BPBD Jawa Barat juga telah memberikan bantuan sementara untuk penanganan darurat berupa cangkul, sekop dan garpu.

"Kemudian Dinas PUPR Kabupaten Bandung menuju lokasi dengan merunkan alat berat untuk membersihkan sisa sisa lumpur," kata Budi.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: