Forgot Password Register

Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Global Tak Berubah

Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Global Tak Berubah Ilustrasi (Pixabay)

Pantau.com - Bank Dunia pada Selasa (5/6) mempertahankan perkiraan pertumbuhan ekonomi global tidak berubah untuk tahun ini dan tahun depan, tetapi memperingatkan kombinasi risiko-risiko penurunan yang cukup besar termasuk meningkatkan proteksionisme perdagangan.

Dalam laporan Prospek Ekonomi Global (Global Economic Prospects) yang baru dirilis, Bank Dunia mengatakan, ekonomi global akan tumbuh 3,1 persen pada 2018 sebelum melambat menjadi 3,0 persen pada 2019, tidak berubah dari perkiraan sebelumnya pada Januari.

Pertumbuhan di negara-negara maju diperkirakan akan sedikit moderat menjadi 2,2 persen pada 2018 dan selanjutnya melambat menjadi 2,0 persen tahun depan, karena bank-bank sentral secara bertahap menghapus stimulus moneter, menurut laporan tersebut.

Pertumbuhan di negara-negara "emerging market" dan negara-negara berkembang diproyeksikan akan meningkat menjadi 4,5 persen pada 2018 sebelum mencapai 4,7 persen pada 2019, karena "pemulihan di para pengekspor komoditas mapan dan harga-harga komoditas menurun setelah tahun ini meningkat."

Baca juga: Bukan Qatar, Ternyata Ini Negara Terkaya di Dunia

Bank Dunia meningkatkan perkiraan untuk pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada 2018 menjadi 6,5 persen, 0,1 persentase poin lebih tinggi dari perkiraan Januari. Tetapi, pertumbuhannya diperkirakan turun menjadi 6,3 persen pada 2019, karena kebijakan regulasi dan makroprudensial diperkirakan akan mengetat serta kebijakan fiskal diharapkan menjadi kurang akomodatif.

Pemberi pinjaman internasional yang berbasis di Washington itu, juga memperingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi global menghadapi "risiko-risiko penurunan yang cukup besar." 

"Kemungkinan volatilitas pasar keuangan yang tidak teratur telah meningkat, dan kerentanan beberapa negara emerging market dan negara berkembang untuk gangguan seperti itu telah meningkat," kata Bank Dunia, mencatat sentimen proteksionisme perdagangan juga meningkat dan ketidakpastian kebijakan serta risiko geopolitik tetap tinggi.

"Kemungkinan pelambatan mendadak dalam pertumbuhan global telah meningkat dan dapat meningkat lebih lanjut, jika satu atau beberapa risiko penurunan terwujud," tambahnya.

Dalam hal kebijakan perdagangan, Bank Dunia mengatakan hasil dari beberapa negosiasi perdagangan masih belum pasti dan "risiko peningkatan pembatasan perdagangan telah meningkat," karena pengumuman tarif baru oleh Amerika Serikat telah menyebabkan tanggapan pembalasan oleh para mitra dagang utama.

Baca juga: Menilik Pewaris Gurita Bisnis Chairul Tanjung

Laporan itu muncul setelah pemerintahan Trump pekan lalu mengumumkan akan mengenakan tarif impor baja dan aluminium dari Uni Eropa (UE), Kanada dan Meksiko, yang telah menarik penentangan kuat dari komunitas bisnis domestik dan mitra dagang AS.

"Peningkatan berbasis luas dalam tarif di seluruh dunia akan memiliki konsekuensi buruk yang besar bagi perdagangan dan aktivitas global," terangnya.

Bank Dunia menambahkan ancaman pergeseran besar dalam kebijakan-kebijakan perdagangan di negara-negara besar juga bisa memiliki konsekuensi negatif bagi pasar keuangan dan investasi.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More