Forgot Password Register

Bawa Nama Jokowi, Ini Permintaan Keluarga Korban Lion JT-610 kepada Basarnas

Bawa Nama Jokowi, Ini Permintaan Keluarga Korban Lion JT-610 kepada Basarnas Pertemuan Kemenhub, Basarnas, TNI, Tim DVI dengan keluarga korban Pesawat JT-610 (Foto:Pantau.com/Lilis Varwati)

Pantau.com - Keluarga korban Lion Air JT-610 memohon agar tim Basarnas dapat melanjutkan proses evakuasi hingga identifikasi tuntas.

"Kami berharap kepada tim Basarnas, khususnya Presiden Joko Widodo untuk bisa melanjutkan pencarian sampai semua ditemukan. Kami mohon, paling tidak jenazah dapat ditemukan dan teridentifikasi identitasnya sehingga bisa dikebumikan," ujar Dodi di RS Polri, Jakarta Timur, Rabu (7/11/2018).

Dodi yang merupakan orang tua kandung dari korban atas nama Sandy Johan Ramadhan mengaku khawatir mengingat proses evakuasi Lion Air JT-610 akan berakhir.

Baca juga: Pantau Story: Dari Tragedi Lion Air hingga Kebakaran, Kisah Fendi yang Telah Tiada

Pihak keluarga selalu mendukung tim Basarnas, polisi, dan tim DVI yang bekerja keras untuk proses evakuasi yang berlangsung sejak Senin, 29 Oktober 2018.

Rumah sakit telah menerima 185 kantong jenazah dengan 44 jenazah teridentifikasi dari total 189 penumpang dan awak kabin.

Sementara itu, Basarnas memutuskan untuk memperpanjang masa operasi evakuasi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di kawasan perairan Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Kami putuskan operasi evakuasi pencarian korban kami perpanjang tiga hari khusus tim Basarnas," ujar Kepala Basarnas Muhammad Syaugi di JICT, Tanjung Priok, Jakarta.

Syaugi menegaskan hanya tim Basarnas saja yang tetap melakukan operasi SAR dalam tiga hari ke depan, tidak seperti pada 10 hari awal evakuasi korban ketika personel dari berbagai unsur terlibat.

Baca juga: Isak Tangis Keluarga Korban Iringi Proses Pengembalian 13 Jenazah dari RS Polri

Share :
Komentar :

Terkait

Read More