Pantau Flash
KPK Kembali Agendakan Pemeriksaan Soekarwo Pekan Depan
Kantongi USD102 Miliar, Huawei Duduki Posisi 1 dari 500 Perusahaan China
Produsen Korsel Sudah Incar Lokasi Untuk Pabrik Mobil Listrik di Karawang
The Daddies Melenggang ke Perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka

Begini Kata Dokter Soal Kelelahan yang Dialami Petugas KPPS

Begini Kata Dokter Soal Kelelahan yang Dialami Petugas KPPS Ilustrasi orang kelelahan. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Jangan sepelekan kelelahan sebagaimana yang dialami para petugas KPPS pada Pemilu 2019, karena kondisi itu bisa memicu kambuhnya berbagai penyakit kronis dan menurunkan daya tahan tubuh.

Penyakit kronis yang dimaksud seperti maag, asma, kencing manis (diabetes mellitus), hipertensi, stroke dan serangan jantung, kata dokter spesialis penyakit dalam dari FKUI - RSCM, Dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB, dalam pesan elektroniknya, beberapa waktu yang lalu.

Selain itu, kelelahan juga menyebabkan proses metabolisme dan hormonal terganggu, serta masalah pada sistem pencernaan, sistem jantung dan pembuluh darah termasuk pembuluh darah otak.

Kelelahan juga berdampak pada penurunan daya tahan tubuh, sehingga tubuh mudah terinfeksi virus seperti flu, hepatitis dan demam berdarah.

Seperti diberitakan, banyak petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) serta pengawas Pemilu 2019 yang dilaporkan mengalami kelelahan sehingga jatuh sakit dan meninggal dunia.

Baca juga: Lelah Tapi Kerjaan Menumpuk? Rileks dan Konsumsi 5 Makanan Pembangkit Energi Ini!

Ari mengatakan, ia sudah menyoroti kelelahan yang dialami petugas pemilu pada 2009 beserta dampak buruknya. Pada pemilu tahun ini kondisi serupa kembali terulang.

Menurut dia, para petugas cenderung bekerja terus-menerus demi menyelesaikan penghitungan suara. Waktu tidur mereka berkurang dan makan menjadi tak teratur.

Ari menjelaskan, kelelahan terjadi karena tubuh secara fisik dan mental dipaksa bekerja tanpa istirahat cukup.

Selain itu kondisi lingkungan kerja yang tidak sehat seperti bising, suhu ruangan yang panas serta asap rokok di dalam ruangan memperburuk kondisi tubuh yang kelelahan.

Petugas pun tidak bisa berkonsentrasi dan emosinya menjadi tinggi karena kelelahan.

Bila tubuh sudah lelah, kemudian muncul gejala seperti mual, muntah, sakit kepala serta nyeri dada maka segera hentikan aktivitas.

Selain itu, usahakan mempertahankan waktu tidur minimal enam jam per hari dan waktu makan minimal setiap enam jam.

Baca juga: Stres Bisa Picu Penyakit Jantung? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Sebaiknya makan camilan di sela waktu makan utama, tetapi bukan coklat, keju, dan makanan berlemak.

Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air minimal dua liter per hari, dan banyak mengonsumsi buah serta sayur-sayuran.

Selain itu, kurangi atau berhenti merokok, minuman bersoda dan batas konsumsi kopi maksimal dua gelas dalam satu hari.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Rifeni
Category
Ragam

Berita Terkait: