Forgot Password Register

Berani Tolak Uang Koin Rupiah? Siap-siap Kena Sanksi

Berani Tolak Uang Koin Rupiah? Siap-siap Kena Sanksi Uang Koin Rupiah (Foto: Pantau.com / Dera Endah Nirani)

Pantau.com - Munculnya fenomena masyarakat yang menolak uang koin rupiah bernominal kecil sebagai alat transaksi keuangan dinilai Bank Indonesia sebagai suatu pelanggaran. 

Pasalnya dalam Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, masyarakat yang menolak uang koin rupiah sebagai alat pembayaran dalam transaksi jual beli bisa dikenakan sanksi.

"Kami juga paham dibandingkan dengan uang kertas kayaknya agak-agak malas membawa-bawa uang logam, tapi masyarakat harusnya tidak menolak karena itu ada sanksinya," Kata Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku Bambang Pramasudi di Ambon, Sabtu (5/5/2018). 

Baca juga: Jadi Calon Jamaah Haji? Tukar Uang Dulu Nih

Saat ini di beberapa wilayah di Maluku, uang koin rupiah pecahan nominal Rp25, Rp50, Rp100 dan Rp200 seringkali ditolak sebagai alat pembayaran di kalangan masyarakat, khususnya pedagang pengecer, meskipun uang rupiah tersebut dalam jumlah besar.

"Untuk di swalayan-swalayan sudah tersedia uang logam pecahan terkecil sebagai uang kembalian, jadi tidak ada alasan tidak ada uang kembalian dan menggantinya dengan permen," ucap Bambang.

Menurut Bambang, UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang yang merupakan lex spesialis atas Kitab UU Hukum Pidana (KUHP), telah mengatur dengan jelas bahwa siapapun yang bertransaksi keuangan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) wajib menggunakan rupiah, baik dalam bentuk pecahan uang kertas maupun koin.

Karena itu tidak ada alasan bagi masyarakat untuk menolak uang koin rupiah sebagai alat transaksi jual beli.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More