Pantau Flash
Indonesia Buka Kantor Konsul Kehormatan Pertama di St Christopher dan Navis
Kapten Persija Akui Perubahan Pelatih Pengaruhi Performa Tim
Ada UU Pangan, Pengusaha Tekstil Pertanyakan Kapan Kemunculan UU Sandang
Di Tengah Krisis Boeing, Airbus Malah Tingkatkan Kerja Sama di China
Lebanon Bebaskan Satu Orang yang Dituduh Ingin Ledakkan Bandara Sydney

Berkaca dari Kasus Vivari, Ketahui 3 Syarat Air Layak Minum

Berkaca dari Kasus Vivari, Ketahui 3 Syarat Air Layak Minum Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Kita pasti mengenal begitu banyak produk air mineral dengan beragam merk. Tapi tidak semua orang akan lebih hati-hati dalam memilihnya, karena sebagian orang akan menganggap apapun merk-nya fungsi dan rasanya sama saja.

Baca juga: Eits, Jangan Langsung Isi Botol Minum dengan Air

Padahal, memilih produk air mineral harus sangat selektif, karena hal itu bekaitan erat dengan kesehatan. Tidak semua air mineral yang diperjual belikan itu layak untuk diminum, atau bahkan mungkin tidak mendapat izin dari dinas terkait.

Seperti kasus Vivari, yang tidak memiliki izin pemerintah karena mengambil dari sumber air zona terlarang. Hal itu tentu saja bisa mengancam kesehatan jika memang air yang kita konsumsi tidak layak minum.

Air layak minum kualitasnya harus memenuhi syarat yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492 Tahun 2010 dan telah lulus uji Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Berdasarkan aturan tersebut, air minum layak konsumsi harus memenuhi tiga syarat berikut ini:

1. Syarat fisik

Syarat fisik yang harus dipenuhi pada air layak minum adalah harus jernih, tidak berbau, tidak memiliki rasa atau tawar dan tidak berwarna atau bening. Selain itu air sebaiknya memiliki suhu yang sejuk tidak panas, antara 10-25 derajat celcius, dan terakhir tidak meninggalkan endapan.

2. Sayarat kimiawi

Jika dilihat dari aspek kimiawi, air layak minum tidak boleh mengandung partikel terlarut dalam jumlah yang tinggi serta logam berat (Hg, Ni, Pb, Zn, dan Ag) ataupun zat beracun seperti senyawa hidrokarbon dan detergen. Ion logam berat dapat mendenaturasi protein, disamping itu logam berat dapat bereaksi dengan gugus fungsi lainnya dalam biomolekul. Karena sebagian akan tertimbun di berbagai organ terutama saluran cerna, hati dan ginjal, makan organ-organ tersebut yang akan rusak.

3. Syarat mikrobiologi

Karena digunakan untuk minum, air harus bebas dari segala macam kuman atau bakteri penyebab penyakit. Terutama bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp, yang bisa menimbulkan sakit perut dan diare. Untuk mengetahui ciri ada atau tidaknya bakteri tersebut harus melalui uji laboratorium.

Baca juga: Air Minum Seperti Apa yang Sehat untuk Dikonsumsi?

Jika kamu merasa ragu terhadap suatu produk air mineral soal kelayakannya untuk dikonsumsi, kamu bisa membawa sample air tersebut ke laboratorium terdekat atau BPOM. Meski terdengar agak merepotkan tapi paling tidak kesehatan mu lebih terjamin dan tidak tertipu oleh air mineral yang tidak layak minum.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Category
Ragam