Pantau Flash
BI Prediksi Turis Muslim Akan Capai 158 Juta Orang Tahun Depan
Utang Luar Negeri Indonesia Menjadi 395,6 Miliar Dolar AS
Tol Terpeka Digratiskan Selama Sebulan
Tol Terpeka Diklaim Jadi Jalur Produktif Pulau Sumatera-Jawa
Rupiah Menguat 20 Poin, Kini di Angka Rp14.058-14.120

Berkunjung ke Afrika, Meghan Markle Kenakan Baju Seharga Rp120 Ribu

Berkunjung ke Afrika, Meghan Markle Kenakan Baju Seharga Rp120 Ribu Meghan Markle (Foto: Instagram/@meghanmarkle_official)

Pantau.com - Duchess of Sussex, Meghan Markle mengenakan gaun hitam bercorak putih sederhana seharga 85 dolar atau sekira Rp120 ribuan saat berkunjung ke Nyanga, sebuah kota kecil di Cape Town, Afrika Selatan pada Senin (23/9/2019).

Gaun keluaran Mayamiko itu diberi nama Dalitso, memiliki model klasik 'wrap dress' yang berpotongan draperi, dilengkapi dengan tali pada bagian pinggang dan diikatkan kearah belakang badan.

Di situs Mayamiko, gaun buatan Malawi yang diklaim dibuat secara etis dari 100 persen sumber daya lokal itu sudah terjual habis alias 'sold out'.

Baca juga: Rahasia Tubuh Ramping Meghan Markle, Ini Nih Menu Dietnya!

Meghan memadukan gaun itu dengan sepasang sepatu wedges espadrille warna senada keluaran Castañer seharga 120 dolar AS atau sekira Rp1.688.976.

Mayamiko sendiri adalah perusahaan yang menganut perdagangan adil atau kerap disebut fair trade yakni gerakan sosial yang bertujuan membantu produsen di negara berkembang menikmati perdagangan yang lebih baik dan memperkenalkan keberlanjutan lingkungan.

Mayamiko membuat baju-baju mereka tanpa limbah dan menjunjung fashion yang berkelanjutan.

Dalam kunjungan resmi itu, Meghan mendampingi sang suami Pangeran Harry dan membawa serta putra mereka Archie Harrison Mountbatten-Windsor yang masih berusia lima bulan.

Baca juga: Meghan Markle Beri Ucapan Manis di Hari Ulang Tahun Pangeran Harry

Archie tak nampak dalam kunjungan ke lokasi organisasi hak azasi manusia The Justice Desk di Nyanga di mana mereka memberdayakan penduduk lokal dengan memberi pendidikan dan advokasi.

Meghan Markle tampak menari dan berbicara dengan penduduk lokal. Dia juga menyampaikan pidato soal kekerasan dan bahaya yang dihadapi wanita dan anak-anak.

Dalam pidatonya itu, Markle mengatakan bukan hanya berbicara sebagai anggota keluarga kerajaan tapi juga sebagai seorang istri, ibu dan wanita kulit berwarna dan saudara perempuan mereka.

"Aku di sini bersama kalian dan aku di sini untuk kalian," katanya dilansir Vanity Fair.

"Sekarang saya tahu itu tidak mudah dan saya tahu itu kadang-kadang terasa tidak dapat diatasi, tetapi komitmen Anda terhadap apa yang benar memberi kita semua harapan, terutama saudara-saudari Anda di sini di komunitas Anda yang membutuhkan Anda untuk terus bersinar cahayamu cerah. Komitmen Anda menginspirasi, memberi semangat dan luar biasa. Anda harus terus berjalan, Anda harus tahu bahwa apa yang Anda lakukan tidak hanya penting, itu penting karena Anda sangat penting".

Selama tur, keluarga kerajaan dijadwalkan untuk menangani masalah kekerasan terhadap perempuan di daerah tersebut.

"Harry dan Meghan akan memulai tur mereka di sebuah kota kecil di Cape Town di mana para bangsawan akan melihat sebuah lokakarya yang mengajarkan anak-anak tentang hak-hak mereka, kesadaran diri dan keselamatan dan yang menyediakan kelas-kelas pertahanan diri dan pelatihan pemberdayaan wanita untuk gadis-gadis muda di komunitas," demikian menurut sebuah pernyataan dilansir Pagesix.

Tampilan sederhana Markle itu hanyalah awal dari parade pakaian. Duchess dan keluarganya diperkirakan akan menghadiri 35 pertemuan hanya dalam 10 hari selama tur kerajaan mereka yang sangat sibuk di Afrika Selatan.

Mungkin tampilan selanjutnya adalah beberapa desainnya sendiri dari lini pakaian yang baru saja diluncurkan untuk amal Smart Works.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Category
Ragam

Berita Terkait: