Forgot Password Register

Besok Dirjen PAS akan Jadi Saksi Kasus Suap Kalapas Sukamiskin

Besok Dirjen PAS akan Jadi Saksi Kasus Suap Kalapas Sukamiskin Dirjen Pemasyarakatan KemenkumHAM Sri Puguh Budi Utami (Foto: Pantau.com/Lilis Varwati)

Pantau.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami dijadwalkan akan menjadi saksi dalam lanjutan sidang dugaan kasus suap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebutkan, jaksa penuntut umum juga direncanakan akan menghadirkan sopir Sri Puguh sebagai saksi dan tiga orang lainnya.

"Sidang di Bandung besok, terkait kasus suap Kalapas Sukamiskin ada lima orang saksi yang diagendakan diperiksa di pengadilan Tipikor Bandung. Yaitu Mulyana supir Dirjen PAS, Slamet Widodo dan Yogi Suhara ini PNS di lapas, kemudian dokter di lapas Dewi Murni Ayu dan Sri Puguh Utami, Dirjen PAS," kata Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (8/01/2019).

Baca juga: Mangkir Dua Kali dari Panggilan, KPK Minta Ahmad Heryawan Tunjukkan Iktikad Baik

Ketika kasus suap itu masih dalam proses penyidikan, Sri Puguh dan sopirnya juga pernah diperiksa sebagai saksi di Gedung KPK. Menurut Febri, materi pemeriksaan saksi besok di pengadilan tentu berkaitan dengan proses penyidikan yang telah dilakukan di KPK.

"Tentu materi yang akan ditanya itu terkait dengan apa yang sudah diperiksa pada proses penyidikan. Misalnya kalau dalam proses penyidikan yang didalami terkait dengan bagaimana sebenarnya pengaturan di Sukamiskin baik izin keluar, izin dalam kondisi-kondisi tertentu ataupun salah satu informasi yang kami dapatkan selama proses  penyidikan ada dugaan misalnya pemberian sebuah tas pada sopir dari Dirjen PAS, tentu saja itu jadi poin-poin yang kami perhatikan," jelas Febri.

Diketahui kasus suap ini bermula saat KPK melakukan operasi tangkap tangan di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat pada Jumat, 20 Juli 2018. Dalam operasi senyap tersebut KPK mengamankan sejumlah orang dan uang serta dua unit mobil. 

Baca juga: KPK Perpanjang Masa Tahanan Seluruh Tersangka Suap Dana Hibah Kemenpora

Kemudian pada gelar perkara KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka yakni Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, ajudan Kalapas Hendry Saputra, napi khusus pidana umum Andri Rahmat, dan napi korupsi perkara Bakamla yang menghuni Lapas Sukamiskin Fahmi Darmawansyah. 

Fahmi diduga telah menyuap Wahid dengan dua unit mobil dan uang sejumlah uang Rp279 juta serta USD1.410 agar diberikan fasilitas mewah di dalam lapas dan diberikan keleluasaan untuk keluar masuk penjara. Uang itu diberikan Fahmi lewat perantara Andri kepada Hendry. 

Sebelumnya dalam surat dakwaan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen yang telah dibacakan Jaksa terungkap bahwa Fahmi pernah memberikan tas Louis Vuitton kepada Sri Puguh sebagai hadiah ulang tahun. Tas itu diduga diberikan melalui ajudan Kalapas, Hendri Saputra, kemudian diberikan kepada supir Sri Puguh. Namun diketahui tas itu telah diserahkan ke KPK.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More