Forgot Password Register

BI: Konsumsi BBM-Makanan Kerek Penjualan Eceran Juni

Bank Indonesia (Foto:Pantau.com/Fery Heryadi) Bank Indonesia (Foto:Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Konsumsi masyarakat untuk kelompok bahan bakar kendaraan bermotor dan kelompok makanan, minuman serta tembakau yang menggeliat akan menjadi pendorong penjualan eceran sepanjang triwulan II 2018.

Survei Penjualan Eceran yang dipublikasikan Bank Indonesia menunjukkan penjualan di Juni 2018 atau pasca-momentum Ramadhan dan Lebaran masih apresiatif, sebesar 6,8 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Meski demikian, penjualan eceran di Juni 2018 terkoreksi dari Mei 2018 yang terangkat hingga 8,3 persen (yoy).

"Peningkatan kinerja penjualan bersumber dari kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor yang tumbuh sebesar 15,1 persen (yoy), meningkat dibandingkan 9,3 persen (yoy) pada Mei 2018. Peningkatan juga terjadi pada kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau yang tumbuh sebesar 13,1 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan 11,3 persen (yoy) pada Mei 2018," tulis Bank Sentral.

Baca juga: Gubernur BI Masih Optimis Rupiah akan Menguat

Sepanjang Mei 2018, penjualan eceran terakselerasi oleh komoditas sandang yang tumbuh 16,5 persen (yoy), meningkat pesat dibandingkan 10 persen (yoy) pada April 2018. Peningkatan penjualan juga terjadi pada kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau yang naik 11,3 persen (yoy), meningkat dari April sebesra 7,7 persen (yoy).

Penjualan eceran di Mei 2018 itu terstimulus tingginya permintaan sepanjang Ramadhan 2018.

Secara triwulanan, penjualan ritel triwulan II 2018 akan tumbuh 6,4 persen (yoy), meningkat dibandingkan 4,9 persen (yoy) pada triwulan II 2017.

Baca juga: Neraca Perdagangan Juni Surplus 1 Miliar Dolar AS

Lebih jauh lagi, survei yang dilakukan BI menunjukkan terdapat moderasi penjualan eceran pada Agustus 2018. Indeks Ekspetasi Penjualan Agustus 2018 sebesar 140,2 relatif hanya naik moderat dibanding Juli 2018 yang sebesar 140 poin.

Sejalan dengan peningkatan di Agustus 2018, tekanan harga di tingkat pedagang eceran pada Agustus 2018 melonggar. Hal itu tercermin dari penurunan Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Agustus 2018 menjadi 152,0 dari 153,7 di Juli 2018.

Survei Penjualan Eceran BI ini dilakukan terhadap 700 pengecer di 10 kota besar di Indonesia. Hasil survei ini diklaim dalam menggambarkan arah pergerakkan Produk Domestik Bruto dari sisi konsumsi.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More