Forgot Password Register

Bisa Bikin Repot, 5 Perilaku Ini Pantang Dilakukan di Restoran

Bisa Bikin Repot, 5 Perilaku Ini Pantang Dilakukan di Restoran Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Seringkali setiap mengunjungi restoran atau tempat makan langganan, secara tidak sadar ada beberapa hal yang pantang dilakukan. Meski pada awalnya berniat baik, tapi sadar atau tidak yang dilakukan justru merepotkan si empunya restoran atau pelayannya.

Baca juga: 10 Nama Klasik Paling Populer untuk Anak

Seperti diwartakan laman Food and Wine, setidaknya ada lima hal yang sering dilakukan pengunjung restoran yang berniat baik, malah 'bikin ribet'.

1. Tidak memberitahu makanan yang tidak disuka

Meski awalnya tidak ingin mempersulit pelayanan, sering kali pelanggan tidak memberi tahu kadar penyajian makanan yang tidak disukainya, misalnya daging terlalu lembek atau keras. Jangan sampai hanya karena tidak sesuai selera melakukan kritik dibelakang atau dalam ulasan online.

Tidak ada salahnya bicarakan pada pelayan, tentang keinginan dalam makanan sesuai kebiasaan atau selera makan, sampaikan kritik langsung agar masalah segera terselesaikan.

2. Menumpuk piring kosong

Mungkin mempermudah agar meja jadi lebih leluasa, tapi percaya atau tidak beberapa restoran ternama telah memiliki mekanisme yang dilakukan pelayan dalam menumpuk piring kotor untuk dibawa ke belakang. 

Jadi, menumpuk piring kotor juga sering kali mempersulit pelayan, dan mengacaukan aturan yang dibuat, karenanya biarkan mereka yang mengatur, dan beritahukan saja saat ingin piring di atas meja kerja segera diangkat.

3. Duduk 'selonong boy'

Saat tidak ada pelayan yang melayani karena sibuk dengan pelanggan lain, lalu dengan sendiri masuk dan duduk seenaknya di kursi tanpa berkoordinasi, padahal ini dapat mengacaukan mekanisme daftar pelayanan meja yang harus dicatat.

Karenanya, ada baiknya diam sebentar dan tunggu pelayan melihat anda saat selesai melayani, lalu minta diantar ke meja yang tersedia.

4. Mencoba bereskan kecelakaan sendiri

Sering terjadi pelanggan menjatuhkan gelas, atau menumpahkan makanan secara tidak sengaja, lalu karena merasa bersalah berusaha menyapu dan mengelapnya sendiri, padahal itu pantang dilakukan.

Ketika ada pecahan beling, maka biarkan pelayan atau staf membersihkannya, karena mereka biasanya memiliki alat tersendiri membersihkan botol anggur yang pecah, berterimakasih kepada staf dan memberinya tip justru akan membantu.

Baca juga: Unik, Pakaian Ini Bisa Difungsikan Sebagai Tempat Duduk

5. Terlalu cerewet dan ngajak ngobrol

Menjelaskan keinginan memang boleh, tapi bukan berarti terlalu detail hingga membuat pelayan seringkali kebingungan, bahkan lupa dengan pesanan. 

Sama halnya, ketika sudah terlampau akrab, biasanya pelanggan suka mengajak ngobrol, padahal etiket itu haruslah sekedarnya, karena pelayan memiliki pekerjaan, dan jika mengajak ngobrol akan menganggu pekerjaan mereka.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More