Forgot Password Register

BPS Catat Perang Dagang AS-China Tak Pengaruhi Ekspor Indonesia

BPS Catat Perang Dagang AS-China Tak Pengaruhi Ekspor Indonesia Kepala BPS, Suhariyanto saat ditemui di kantornya, Jl. Dr. Sutomo, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2018). (Foto:Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap perang dagang yang terjadi antara China dan Amerika Serikat tidak banyak berpengaruh pada ekspor Indonesia.

"Jadi ini menunjukkan bahwa meskipun ada perang dagang, ekspor kita ke Tiongkok dan AS tetap tumbuh, terutama Tiongkok menggembirakan," ujar Suhariyanto, Kepala BPS saat jumpa pers di Gedung BPS, Jl. Dr. Sutomo, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2018).

BPS mencatat  ekspor Indonesia ke China Januari-Mei 2018 tumbuh cukup tinggi, pada Januari-Mei 2017 USD 7,8 miliar menjadi USD 10,25 miliar.

Baca juga: BI Tarik Uang Ini, Buruan Tukar Sebelum Tak Berlaku

Begitu juga di Amerika Serikat, juga mengalami kenaikkan meski tipis, Januari-Mei 2017 sebesar USD 7,17 miliar tetapi Januari-Mei 2018 meningkat menjadi USD 7,43 miliar.

"Untuk Mei 2018 ini ekspor kita ke ke Tiongkok adalah 20,9 persen sebelumnya 14,39 persen  kalau kita lihat ekspor utama ke Tiongkok bahan bakar mineral, minyak nabati, besi baja," ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk impor besi dan baja dari Tiongkok juga meningkat namun dinilai tidak terlalu signifikan.

"Memang ada impor besi dan baja dari China ke Indonesia tapi kenaikannya gak terlalu signifikan dari perang dagang," katanya.

"Belum terlalu kelihatan, mudah-mudahan tidak, karena ekspor besi baja kita ke China masih tinggi meskipun impornya juga ada besi dan baja dari China," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More