Forgot Password Register

Headlines

Buntut Kericuhan di Kanjuruhan, Arema FC Didenda Rp250 Juta

Kericuhan Aremania di laga Arema FC kontra Persib Bandung. (Foto: Antara/H Prabowo) Kericuhan Aremania di laga Arema FC kontra Persib Bandung. (Foto: Antara/H Prabowo)

Pantau.com - Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjatuhkan hukuman denda Rp250 juta serta penutupan tribun timur dalam dua laga kepada Arema FC akibat kericuhan yang terjadi saat melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Minggu 15 April 2018.

Dalam keterangan yang dikeluarkan PSSI, Arema FC dianggap bertanggung jawab atas tingkah laku suporternya pada laga tersebut. Di mana ribuan Aremania (suporter Arema FC) merangsak masuk ke lapangan dan melakukan pelemparan botol air mineral serta sepatu.

Akibatnya, Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez menjadi korban dari kericuhan tersebut. Pelatih asal Argentina itu mengalami luka dibagian pelipis kanannya.

Baca Juga: Panpel Persib Larang Pedagang Berjualan di Tribun GBLA

Selain itu, Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC juga tidak luput dari sanksi Komdis PSSI. Panpel Arema dianggap gagal memberikan rasa aman dan nyaman untuk kedua tim serta perangkat pertandingan. Komdis PSSI pun memberikan hukuman berupa denda sebesar Rp50 juta kepada Panpel Arema.

Singo Edan bukan satu-satunya klub yang mendapat hukuman dari Komdis PSSI. Pada rapat yang berlangsung dua hari lalu, Komdis PSSI juga menjatuhkan hukuman kepada Bhayangkara FC.

Baca Juga: Kerusuhan Supoter Arema Vs Persib di Kanjuruhan Telan Korban Jiwa

Manajer The Guardian, Sumardji dan sang pelatih, Simon McMenemy mendapat hukuman saat pertandingan melawan Perseru Serui beberapa waktu lalu. Keduanya dijatuhkan hukuman denda masing-masing Rp25 juta.

Terakhir, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman kepada Panpel PS TIRA pada laga kontra Persebaya. Panpel PS TIRA mendapat hukuman denda sebesar Rp20 juta karena dianggap gagal memberikan rasa aman dan nyaman setelah suporter Persebaya masuk ke arena field of play.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More