Pantau Flash
Manokwari Rusuh, Polisi Cari Penyebar Konten Video Provokasi
Kerusuhan Manokwari: 3 Polisi Jadi Korban, Kapolda dan Pangdam Dilempari
Fix! Donald Trump Tegaskan AS Tak Akan Berbisnis Dengan Huawei
Ada Aksi Protes Pengusiran Mahasiswa Papua di Surabaya, Manokwari Lumpuh
Produk Indonesia Curi Perhatian di Pameran NY NOW 2019

Cadangan Devisa Setara di Atas Kecukupan Impor Internasional 3 Bulan

Cadangan Devisa Setara di Atas Kecukupan Impor Internasional 3 Bulan Bank Indonesia (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadila)

Pantau.com - Bank Indonesia (BI) melaporkan surplus Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada Triwulan I 2019 tercatat sebesar USD2,4 miliar. Jumlah tersebut membuat cadangan devisa hingga akhir Maret 2019 menjadi USD124,5 miliar atau setara dengan pembiayaan 6,8 bulan impor dan utang luar negeri pemerintah. Angka USD124,5 miliar itu juga membuat Indonesia berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Hal ini disebabkan oleh defisit neraca transaksi berjalan Indonesia pada triwulan I 2019 yang membaik. Angka tersebut berada di USD7 miliar (2,6 persen dari Produk Domestik Bruto/PDB). Angka tersebut lebih rendah bila dibandingkan defisit triwulan sebelumnya sebesar USD9,2 miliar (3,6 persen dari PDB).

Baca juga: Tak Gentar Diancaman Trump, China Malah Siapkan Tarif Dagang Balasan

Penurunan defisit neraca transaksi berjalan disebabkan dari peningkatan surplus neraca perdagangan barang, surplus neraca perdagangan nonmigas, dan perbaikan defisit neraca perdagangan migas.

Di sisi transaksi modal dan finansial triwulan I 2019, Indonesia mengalami surplus yang cukup tinggi. Surplus tercatat di angka USD10,1 miliar yang ditopang oleh investasi langsung yang cukup tinggi. Selain itu, resiko ketidakpastian di pasar keuangan global berkurang sehingga ikut mendorong investasi langsung (Foreign Direct Investment/FDI) masuk ke Indonesia serta investasi portofolio. 

Baca juga: Agar Hemat Anggaran, Pemindahan Ibu Kota Bertahap Mulai Tahun 2024

Hal ini dapat diartikan investor optimis terhadap prospek perekonomian domestik. Namun, surplus transaksi transaksi modal dan finansial triwulan I 2019 lebih rendah dari triwulan sebelumnya karena pembayaran obligasi global pemerintah yang jatuh tempo.

Meskipun demikian, secara keseluruhan, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada Triwulan I 2019 mencatat surplus dengan defisit transaksi berjalan yang membaik dan surplus transaksi modal yang cukup tinggi. 

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: