Forgot Password Register

Cawapres Jokowi dari Kalangan Ulama? PDIP: Kemampuan yang Utama

Cawapres Jokowi dari Kalangan Ulama? PDIP: Kemampuan yang Utama Eva Kusuma Andari (Foto: Pantau.com/Sahat Amos Dio)

Pantau.com - Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Andari membeberkan kriteria cawapres untuk Joko Widodo di pilpres 2019. Menurut Eva, pendamping yang cocok untuk Jokowi adalah sosok yang mampu memahami tentang tata kelola pemerintahan.

Hal ini diungkapkan Eva menanggapi usulan beberapa pihak yang ingin cawapres Jokowi berasal dari kalangan ulama.

"Ya muslim pasti Islam, karena 80 persen penduduk Indonesia adalah Islam. Tapi kan Pak Jokowi berkalkulasinya seperti ini yang dibutuhkan Pak Jokowi adalah strong goverment dan strong support dari kita di Senayan. Lha muslim tapi ora nduwe partai ya mumet kita, gitu lho kan ini diributin terus," kata Eva di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/4/2018).

Baca juga: Mengapa Nama Jusuf Kalla Masih Dikaitkan dengan Pilpres?

"Tentang governance apa expertise-nya kan kita repot kalau mengambil orang kan dia punya umat kemudian di dalam tata kelola pemerintahan tidak punya skill tidak punya kapasitas kan jadi liabiities Pak Jokowi," kata Eva.

Meski begitu, dirinya pun tak menampik jika cawapres yang memiliki latar belakang santri, mempunyai daya tarik untuk memperoleh suara yang besar dalam pertarungan politik di 2019 mendatang.

"Kalau masalah muslim itu yang kedua cari yang expertise dulu baru muslimnya. Tapi menurut saya di masa sekarang probabilitas untuk muslim besar lah," katanya.

Baca juga: PDI P Beberkan 3 Kriteria Cawapres Joko Widodo di Pilpres 2019

Sebelumnya, para ulama asal Jawa Barat memberikan masukan kepada Jokowi tentang kriteria cawapres yang cocok untuk mendampinginya.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hamidiyah Depok, Jawa Barat, Zainuddin Maksum Ali mengatakan sosok cawapres ideal berasal dari kalangan ulama.

"Dari unsur ulama yang bisa mengangkat suara Jokowi. Jangan sekadar ulama, tapi ulama yang memang bisa mewarnai Nusantara," kata Zainuddin usai bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa, 10 April 2018.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More