Forgot Password Register

Cegah Radikalisme, Menristekdikti Lacak Data Medsos Mahasiswa

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir (Foto: Instagram / mohamad.nasir27)

Pantau.com - Cegah radikalisme di lingkungan kampus, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk melacak jejak digital di akun media sosial mahasiswa. 

"Kerjasama. Kami lakukan kayak melihat gimana sih jejaknya penelusuran. Profiling medsos itu," ujarnya saat ditemui usai acara di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2018).

Ia mengatakan, hal ini sebagai salah satu upaya untuk pencegahan radikalisme yang menyasar kepada mahasiswa. "Kalau mereka pembelajarannya darimana? (jadi) Kita harus terhindar dari semuanya," ungkapnya.

Baca juga: Guru Besar Undip Diberhentikan, Mensritekdikti: Dia Harus Pilih, NKRI atau HTI?

Menurutnya, media sosial termasuk salah satu yang harus diwaspadai untuk memastikan pencegahan penyebaran paham radikalisme.

"Sementara itu (media sosial) termasuk bagian yang harus diperhatikan, juga perlu kita waspadai. Supaya kita aman segalanya terkait masalah itu," pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) menyebutkan media sosial yang paling masif menyebarkan ajaran radikal, salah satunya Telegram yang merupakan platform percakapan instan asal Rusia.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More