Pantau Flash
Indonesia Buka Kantor Konsul Kehormatan Pertama di St Christopher dan Navis
Kapten Persija Akui Perubahan Pelatih Pengaruhi Performa Tim
Ada UU Pangan, Pengusaha Tekstil Pertanyakan Kapan Kemunculan UU Sandang
Di Tengah Krisis Boeing, Airbus Malah Tingkatkan Kerja Sama di China
Lebanon Bebaskan Satu Orang yang Dituduh Ingin Ledakkan Bandara Sydney

CEO Klaim Boeing Aman Digunakan Pasca Kecelakaan Ethiopian Airlines

CEO Klaim Boeing Aman Digunakan Pasca Kecelakaan Ethiopian Airlines Orang-orang berjalan melewati bagian dari puing-puing di tempat kejadian kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines Penerbangan ET 302, dekat kota dari Bishoftu, di Tenggara Addis Ababa, Ethiopia 10 Maret 2019. (Foto: Reuters/Tiksa Negeri)

Pantau.com - Produsen Boeing Amerika Serikat percaya diri bahwa pesawat 737 Max aman digunakan, meskipun telah terjadi kecelakaan mematikan yang melibatkan pesawat model yang sama di Ethiopia pada Minggu (10 Maret 2019), kata CEO Dennis Muilenburg dalam sebuah pesan.

"Kami sangat percaya diri dengan keselamatan pesawat 737 Max yang dikerjakan oleh para karyawan pria dan dirancang oleh karyawan wanita," kata Muilenburg pada Senin (11 Maret 2019).

"Boeing telah melahirkan lebih dari 370 pesawat 737 Max kepada 47 pelanggan. Sejak sertifikasi dan masuk dalam layanan, Max telah menyelesaikan ratusan uji keselamatan pesawat," tambahnya.

Baca juga: Menilik Tipe Pesawat Nahas Ethiopian Airlines dengan Lion Air JT-610

Melansir Sputnik, Selasa (12/3/2019), Muilenburg memperingatkan para karyawan untuk tidak berspekulasi sampai penyelidikan mengungkapkan penyebab kecelakaan pesawat itu.

Federal Aviation Administration (FAA) mengatakan, penyelidikan akan diberitahukan kepada dunia penerbangan internasional mengenai kelayakan pesawat itu.

Pesawat Ethiopian Airlines jenis Boeing 737-800 MAX dengan nomor penerbangan ET 302 jatuh di Kota Bishoftu, yang berada 62 kilometer di tenggara Ibu Kota Ethiopia Addis Ababa, pada Minggu pagi, 10 Maret 2019.

Baca juga: 1 WNI Jadi Korban Tewas Jatuhnya Ethiopian Airlines

Pesawat Boeing 737, dengan nomor registrasi ET-AVJ itu, jatuh di sekitar Bishoftu, atau Debre Zeit, 50 kilometer sebelah selatan ibukota Ethipia, tak lama setelah lepas landas pukul 08.38 pagi waktu setempat.

Hingga saat ini, penyebab kecelakaan pesawat nahas itu belum diketahui. Perusahaan mengklaim bahwa pesawat itu berada dalam pemiliharaan yang baik.

Menyusul dengan kecelakaan itu, Ethiopian Airlines mengumumkan telah memutuskan untuk menangguhkan operasi dengan Boeing 737 Max 8 sebagai tindakan pencegahan. Selain itu, maskapai China, Meksiko, dan Singapura juga telah menangguhkan pesawat itu.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Internasional

Berita Terkait: