Forgot Password Register

Cerita Bocah Penyandang Disabilitas di Tengah Kirab Obor Asian Games

Cerita Bocah Penyandang Disabilitas di Tengah Kirab Obor Asian Games Rafael Suherman (Foto: Pantau.com/ Reza Saputra)

Pantau.com - Pawai obor atau kirab obor Asian Games 2018 sudah memasuki Provinsi Lampung, tepatnya di Bandar Lampung. Ribuan masyarakat tumpah ruah ke jalan-jalan demi ikut menyemarakkan Indonesia yang menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

Kirab obor Bandar Lampung dimulai dari fly over Mall Boemi Kedaton. Api abadi tersebut dibawa memutari 30 titik sepanjang 13 kilometer.

Tugu Adipura atau Tugu Gajah dipilih sebagai lokasi finis dari kirab obor kali ini. Ketua MPR Zulkifli Hasan diberi kesempatan untuk membawa obor tersebut ke garis finis.

Baca juga: 2 Gajah Kawal Kirab Obor Asian Games 2018

Masyarakat pun sejak pagi sudah siap menyambut kedatangan obor tersebut di garis finis. Meski pada kenyataannya, obor yang membawa api abadi ini baru tiba di Tugu Gajah pukul 13:30 WIB.

Di tengah hiruk-pikuk masyarakat yang menanti kehadiran obor tersebut, ada satu bocah penyandang disabilitas yang ikut menunggu. Rafael Suherman, bocah 14 tahun ini rela menunggu kehadiran obor di Tugu Gajah sejak pukul 09:00 WIB.

Meski harus menggunakan bantuan kursi roda, siswa kelas 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini terlihat antusias menunggu kedatangan obor Asian Games meski di bawah sengatan matahari.

Ia pun langsung mengibarkan bendera Merah Putih yang sejak tadi digenggamnya begitu iring-iringan kirab obor tiba. "Tidak bosan (menunggu kedatangan obor). Karena ini baru pertama kali di Lampung," katanya kepada Pantau.com.

Baca juga: Jadi Lokasi Kirab Obor, Ini Harapan Ketua KONI Bandar Lampung

Sementara itu, sang ibu Leni mengutarakan, tidak mendapat kesulitan untuk membawa putranya tersebut menyaksikan kirab obor Asian Games 2018. Ia mengatakan seluruh pihak sangat membantu putranya untuk bisa menyaksikan api Asian Games dari dekat.

"Tidak kesulitan sama sekali. Semua pihak di sini, panitia, keamanan sangat welcome," jelas Leni.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More