Pantau Flash
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka
Polri Klaim Situasi Papua Barat Kondusif
Kapolda: Kamtibmas Papua Sudah Kondusif dan Aman
Ibu Kota Indonesia Pindah ke Kalimantan Timur
Trump Serang Ford Karena Tak Mendukung Efisiensi Bahan Bakar

Cerita Vinales yang Sulit Taklukkan Marquez di GP Jerman

Cerita Vinales yang Sulit Taklukkan Marquez di GP Jerman Vinales merasa sulit kalahkan Marquez. (Foto: Reuters/Piroschka Van De Wouw)

Pantau.com - Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Viñales, bakal berusaha mencoba menjaga momentum bersama timnya. Mengingat, dalam dua race terakhir dirinya mampu naik ke podium.

Yap. rider asal Spanyol itu sukses menjadi juara di Assen, Belanda pada pekan lalu. Terbaru, Vinales keluar sebagai runner-up di Sachsenring, Jerman, Minggu 7 Juli 2019.

"Bagi kami, kami paham jika di sini posisi terbaik adalah menjadi runner-up. Hanya kesalahan dari Marquez yang bisa membuat kami menjadi yang pertama," ujar Viñales seperti dikutip dari laman resmi MotoGP, Senin (8/7/2019).

Viñales dan Yamaha menyadari apabila Marquez terlalu perkasa di Sirkuit Sachsenring, dan terbukti juara bertahan MotoGP itu mengemas kemenangan kesepuluh kali beruntun di sana.

Baca Juga: Marquez Juara Lagi di Sachsenring, Vinales Kedua

"Saya start dengan baik dan memiliki lap-lap awal yang bagus, itu berarti banyak, sebagai persiapanku untuk Brno. Kami harus terus bekerja. Saya sangat senang, kami memahami bagaimana arahnya, Yamaha berkerja di arah yang baik, Kami tahu kekuatan dan kelemahan kami jadi akan bagus memiliki libur musim panas untuk memperbaiki motor dan diri sendiri," papar mantan rider Suzuki itu.

Memang Viñales tampil apik di tiga seri terakhir, jika saja tidak terlibat insiden tabrakan beruntun dengan Jorge Lorenzo di Barcelona. Terlihat di Assen, dia mampu memberi perlawanan kepada Marquez untuk meraih trofi juara pertama bagi Yamaha musim ini.

Viñales mengakui setelah hujan mengguyur Sachsenring pada malam hari sebelum lomba, menyebabkan suhu trek rendah dan sulit menentukan pilihan ban.

"Kami mencoba peruntungan dengan ban keras karena saya berkerja baik dengan ban keras namun dia berada di batasnya menjelang finis lomba. Jika di sepuluh lap terakhir harus melambatkan diri, saya akan melambat dan akan berada di depan, jadi kami memutuskan itu dan untungnya ban Cal menurun dan saya bisa mengatasinya,"paparnya.

Baca Juga: Jelang GP Jerman, Vinales Abaikan Retorika Marc Marquez

Dengan hasil ini Viñales menjadi pembalap Yamaha dengan poin terbanyak di klasemen pada peringkat lima dengan 85 poin. Ia unggul lima poin dari rekan satu tim, Valentino Rossi yang berada di peringkat enam.

Rossi, yang finis di urutan kedelapan di Jerman, tampil kewalahan dengan Yamaha di empat balapan terakhir, tiga di antaranya adalah gagal finis. Setelah libur musim panas, balapan seri ke-10 MotoGP akan dilanjutkan di Sirkuit Brno, Republik Ceko pada 4 Agustus 2019.



Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Olahraga

Berita Terkait:



Komentar

  1. PROMO TERDAHSYAT & NO TIPU2 DARI SITUS BOLA165 ( AGEN JUDI BOLA TERPERCAYA ) *BONUS NEW MEMBER UP TO 2jt *BONUS NEXT DEPOSIT UP TO 1jt BISA DI KLAIM BERKALI-KALI DALAM SEHARI *BONUS ROLLINGAN CASINO 0,5 % & SPORTBOOK 0,8% *CASHBACK CASINO & SPORTBOOKS 5% *BONUS TURNOVER IDN POKER UP TO 0,6%  Silahkan Langsung ke TKP :  https://sport165.com/ , whatsapp : +855973475903