Forgot Password Register

Cukup Lewat Internet, Ternyata Mudah Loh Mendaftarkan Usaha Kulinermu ke BPOM

Cukup Lewat Internet, Ternyata Mudah Loh Mendaftarkan Usaha Kulinermu ke BPOM Ilustrasi makanan ringan (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Buat para sobat pantau yang punya bisnis kuliner atau makanan ringan, mungkin sering dibuat bingung bagaimana mengurus agar produknya mendapat izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Padahal izin BPOM ini sangat penting loh demi jaminan kepada konsumen sekaligus menambah nilai jual produk. 

Tenang, Pantau.com bakal kasih tahu infonya. Dari hasil tanya jawab dengan Direktur Registrasi Pangan Olahan (BPOM) Anisyah beberapa waktu lalu, ternyata pendaftarannya bisa lewat internet loh.

"Kami memang sekarang lagi gencar menggalakkan digital marketing, jadi kami lagi berproses karena memang tugas kami untuk menginformasikan ke UMKM bahwa proses kami mudah. Sudah lewat elektronik, 100 persen elektronik, tidak perlu hadir ke badan POM," ujar Anisyah kepada Pantau.com.

1. Tidak harus datang langsung ke BPOM

Ini berguna sekali bagi yang tinggal di daerah yang jauh dari Jakarta. Dengan memanfaatkan internet, hal pertama yang dilakukan adalah membuka laman resmi BPOM dan mengakses pilihan registrasi pangan.

2. Daftarkan perusahaannya terlebih dahulu

Eits, tidak harus ke Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM) loh, kamu cukup mendaftarkan usahamu di laman BPOM. Ini penting untuk mendapatkan user ID dan password akun perusahaan.

3. Audit sarana oleh balai BPOM terdekat

Sebelum mengajukan izin, pastikan dulu tempat pembuatan produk bersih dan sesuai standar, baik kebersihan, kemasan dan tidak menyalahi aturan.

Langkah ini ternyata tidak harus dilakukan BPOM pusat, cukup sarana balai BPOM terdekat di kotamu. Setelah dicek dan dianggap memenuhi standar, maka perusahaan akan mendapat surat hasil audit.

Baca juga: Manfaat Camilan yang Belum Kamu Ketahui

"Jadi dia tinggal bilang pada Balai POM di lokasinya masing-masing, 'Saya mau daftarkan produk tolong diaudit sarananya', nanti hasil pemeriksaan jadi salah satu syarat pendaftaran akun itu," jelas Anisyah.

4. Daftarkan produk lewat website

Dikatakan Anisyah, proses ini terbagi ke dalam dua jalur, yakni notifikasi dan penilaian. Notifikasi untuk produk dengan risiko yang rendah, untuk daftar ulang atau mendapat label SNI. Ini sangat cocok untuk pengusaha makanan ringan.

Namun untuk jalur penilaian, hanya yang dengan risiko tinggi seperti susu formula, obat-obatan atau makanan yang terbuat dengan bahan tak biasa.

5. Nunggu pengumuman lolos atau tidak deh

Jika lolos, maka sobat pantau akan dapat nomor izin edar BPOM yang artinya produk sudah terdaftar. Kalau tidak, terpaksa harus mengulang dengan memperbaiki syarat yang tidak terpenuhi.

Baca juga: Tak Hanya Lezat, Popcorn Ternyata Camilan yang Menyehatkan

Waktu menunggunya pun beragam, jika jalur notifikasi akan keluar setelah lima hari kerja si pemohon membayar biaya pendaftaran ke bank milik negara, kalau penilaian bisa sampai 30 hari kerja.

Untuk harga pendaftarannya juga beragam, tergantung jenis produknya. Biasanya berkisar antara Rp300 ribu sampai Rp3 juta untuk yang termahal.

Jadi, ayo daftarkan produk usahamu sekarang juga!

Share :
Komentar :

Terkait

Read More