Pantau Flash
Lempar Martil Tambah Pundi-Pundi Emas Indonesia
Pesawat Latih Cesna Jatuh di Sungai Indramayu, Satu Orang Hilang
Tim Estafet Putra-Putri Raih Medali Emas di ASG 2019
Mabes TNI Bentuk Tim Bantuan Hukum untuk Kivlan Zen
Dua Tahun Korupsi, Pjs Dirut PD Pasar Bermartabat Bandung Jadi Tersangka

Dari Dana Desa, Desa Pujon Kidul Kantongi Pendapatan Rp1 Miliar Lebih

Dari Dana Desa, Desa Pujon Kidul Kantongi Pendapatan Rp1 Miliar Lebih Lokasi wisata Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang (Foto: Kemendesa)

Pantau.com - Kepala Desa Pujon Kidul, Malang, Udi Hartoko mengatakan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) telah berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) hingga lebih dari Rp1,3 Miliar pada tahun 2018. Padahal sebelumnya, PADes Pujon Kidul hanya berkisar Rp30-40 juta per tahun. Tahun ini, ia yakin mampu meraih PADes hingga Rp2,5 Miliar.

"Tahun 2011 saat saya baru menjadi Kepala Desa, PADes kita hanya berkisar antara Rp20-30 juta per tahun. Ada peningkatan signifikan ketika kita mulai mengelola Dana Desa. Kita mendirikan BUMDes, kita manfaatkan potensi, kita gerakkan seluruh masyarakat. Tahun 2017 PADes kita meningkat menjadi Rp162 juta, tahun 2018 Rp1 Miliar lebih, langsung melonjak drastis," ujarnya seperti dikutip dari situs Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi.

Baca juga: Tak Gentar Diancaman Trump, China Malah Siapkan Tarif Dagang Balasan

Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang berhasil mengelola Dana Desa menjadi lokasi wisata. Desa Wisata Pujon Kidul memiliki ragam wahana menarik dengan nuansa asri pedesaan, seperti cafe sawah, panen hasil pertanian seperti petik apel, wisata petik sayur. Selain itu, wisata ini juga menawarkan wisata memerah susu sapi, kolam renang untuk anak-anak, off road, hingga wisata berkuda.

Tak hanya itu, desa wisata ini juga memiliki banyak spot selfie yang sangat menarik. Wisatawan yang berkunjung pun tak sedikit jumlahnya, rata-rata 3.000 pengunjung saat hari kerja dan 5.000 pengunjung saat hari libur.

Baca juga: Agar Hemat Anggaran, Pemindahan Ibu Kota Bertahap Mulai Tahun 2024

Ia mengatakan, prinsipnya dalam mengembangkan BUMDes tak hanya bagaimana BUMDes dapat meningkatkan omzet dan PADes. Menurutnya, prinsip utamanya adalah bagaimana BUMDes dapat memberikan dampak kepada aktifitas ekonomi masyarakat. Sejak berdirinya desa wisata ini, masyarakat memiliki ragam usaha tambahan seperti homestay, sewa kuda, wisata pertanian, wisata ternak, dan sebagainya.


Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: