Forgot Password Register

Headlines

Dari IMF-WB di Bali, Jack Ma Kasih Saran Buat Anda Calon Pengusaha

Jack ma dan Presiden World Bank Jim Yong Kim (Foto: Pantau.com/Nani Suherni) Jack ma dan Presiden World Bank Jim Yong Kim (Foto: Pantau.com/Nani Suherni)

Pantau.com - Pendiri Alibaba Group Jack Ma mengakui bahwa dirinya bukan orang yang pintar, tetapi ia memanfaatkan emotional quotient (EQ) dalam membangunan bisnisnya.

Diakuinya bahwa cerita soal dirinya tak lolos dalam seleksi karyawan salah satu makanan cepat saji karena memang dirinya tidak pintar. Namun saat itu ia berfikir, ketika ingin menjadi seorang pengusaha maka harus siap ditolak.

"Iya itu benar, tapi sebagai wirausaha kita harus terbiasa ditolak, orang tak bantu anda itu biasa, jadi kalau anda menjual sesuatu anda harus berfikir, hari ini saya akan berkunjung ke 10 orang dan akan menolak saya," ungkap Jack Ma saat mengisi acara disrupting develeopment digital platforms and innovation di rangkaian IMF-WB di Bali, Jumat (12/10/2018).

Baca juga: Muncul Game Of Thrones di Pidato Jokowi yang Kejutkan Peserta IMF-WB

Oleh sebab itu, Ma menyarankan bahw untuk jadi seorang pegusaha maka tak perlu pintar, tetapi harus memiliki EQ yang baik. Jika kedua hal itu tidak dimilik, Ma masih memiliki satu syarat yakni love quotient (LQ).

Pria yang kabarnya akan konsen ke dunia pendidikan ini memastikan, pekerja tanpa EQ dan LQ justu membuat kehidupan anda tanpa arah.

"Saya sangat beruntung saya sebagai guru banyak kesalah tapi saya memperbaiki, IQ saya lebih rendah, tapi saya punya EQ dan LQ yakni Love Q," ungkapnya.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More