Forgot Password Register

Headlines

Kenapa Ketua KY Batal Jalani Pemeriksaan Kendati Sudah Datangi Mapolda Metro?

Kenapa Ketua KY Batal Jalani Pemeriksaan Kendati Sudah Datangi Mapolda Metro? Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.com - Ketua Komisi Yudisial (KY), Jaja Ahmad Jayus mendatangi Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait pencemaran nama baik yang dilaporkan Cicut Sutiarso terhadap juru bicara Komisi Yudisial, Farid Wajdi. Namun, pemeriksaan itu batal lantaran Jaja Ahmad Jayus disibukkan dengan pekerjaan.

Pelaporan pencemaran nama baik itu lantaran Farid menyebut adanya pungutan atau setoran jika petinggi Mahkamah Agung berkunjung ke daerah.

Baca juga: Kuasa Hukum Jubir KY Sebut Pelapor Kliennya Tidak Mewakili Mahkamah Agung

Sebelumya, Jayus datang sekitar pukul 09.46 WIB bersama dengan beberapa orang kuasa hukumnya. Datang dengan mengenakan kemeja berwarna biru muda itu langsung masuk kedalam gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya (Ditreskrium).

Namun, tak lama berselang sekitar satu jam sosok pria itu terlihat keluar dari gedung Ditreskrium. Saat dicecar pertanyaan terkait pemeriksaan itu, Jayus menyebut bahwa dirinya tak menjalani pemeriksaan.

Kedatangannya itu hanya bertujuan untuk memberikan surat permohonan kepada penyidik untuk menjadwalkan ulang pemeriksaan itu. Jayus menyebut batalnya pemeriksaan itu lantaran dirinya hendak bertolak ke Jember, Jawa Timur untuk menghadiri agenda lain.

"Tidak di periksa, karena kebetulan saya mau ke Jember ya. Saya sebagai ketua KY dan warga negara menaati apa yang dimintakan penyidik untuk menghadapi yang sekarang. Tapi karena ada agenda di luar kota sehingga saya tidak memberikan keterangan apapun," jelas Jayus di Polda Metro Jaya, Rabu (5/12/2018).

Meski batal menjalani pemeriksaan, Jayus menyebut dirinya siap untuk diperiksa terkait kasus tersebut. Namun, saat disinggung lebih jauh soal pemeriksaan itu Jayus enggan berkomentar banyak.

"Nanti akan diperiksa ulang apakah di sini atau di Komisi Yudisial," kata Jayus.

Lebih lanjut, saat disinggung mengenai sikap KY terkait pelaporan itu, Jayus mengatakan bahwa pihaknya tetap berpegang teguh dengan undang-udang Pers.

"Sikap Komisi Yudisial tentunya melakukan suatu langkah pandangan ke dewan pers. makanya itu sengketa pers. Itu yang menjadi pegangan kita," singkat Jayus.

Baca juga: Jubir KY Penuhi Panggilan Polisi Usai Dilaporkan 64 Hakim MA, Kasus Apa?

Diberitakan sebelumnya, Farid Wadji dilaporkan oleh 64 Hakim Mahkamah Agung atas pernyataannya di media cetak nasional bertajuk "Hakim di Daerah Keluhkan Iuran", lantaran mempermasalahkan besaran iuran turnamen tenis Persatuan Tenis Warga Pengadilan (PTWP) yang digelar MA.

Farid dilaporkan dengan surat polisi nomor LP/4965/IX/2018/PMJ/Dit.Reskrimum pada Senin (17/9/2018). Pihak kepolisian menyatakan kasus ini sudah masuk tahap penyidikan.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More