Forgot Password Register

Dear Capres-Cawapres... Jangan Sampai Lupa Nasib UMKM

Dear Capres-Cawapres... Jangan Sampai Lupa Nasib UMKM Calon Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto (Ilustrasi: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Jika selama ini banyak isu soal statement para calon presiden yang lebih banyak di ubek-ubek para tim sukses masing-masing pasangan, di luar sana banyak yang diharapkan kepada kedua Capres yang akan mengikuti Pemilu Presiden tahun 2019.

Salah satunya adalah menyediakan skema permodalan yang ramah terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah.

"Presiden dan Wakil Presiden terpilih kelak harus menyediakan skema permodalan yang ramah terhadap UMKM," kata Peneliti CIPS Assyifa Szami Ilman di Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Menurut Ilman, selama ini UMKM seringkali sulit mendapatkan modal dari bank karena sulitnya UMKM dalam memenuhi syarat "creditworthiness" yang menjadi standar bank dalam memberikan pinjaman. "Creditworthiness" diartikan sebagai syarat-syarat kelayakan untuk mendapatkan kredit dari bank.

Baca juga: Tiru Suhay Salim, Nikah di KUA Super Hemat! Enggak Percaya?

Hal ini dikarenakan aset yang dimiliki UMKM, umumnya, tidak cukup memadai untuk dijadikan jaminan kepada pihak bank, karena tidak cukup memadainya aset membuat UMKM terkena bunga yang tinggi.

Sementara itu, ujar dia, untuk mereka juga dinilai masih relatif sulit untuk mendapatkan akses ke KUR, usaha skala kecil dan mikro. Usaha skala menengah memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan KUR.

"Penguatan peran 'peer to peer lenders' harus dilakukan untuk memberikan UMKM akses ke permodalan dengan skema pembayaran yang ramah UMKM. Peran mereka sebagai perantara bisa turut memberikan manfaat untuk bank melalui produk-produk keuangan yang mereka beli sekaligus bisa memberikan UMKM akses ke permodalan," ungkapnya.

Baca juga: Waduh... Koperasi Kok Bisa Kepincut Pinjaman Online?

Sebelumnya, Perusahaan teknologi finansial PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku) dan PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) sepakat bersinergi mendukung UMKM mendapatkan pola pembiayaan dari industri tersebut sekaligus memberi perlindungan konsumen.

"Tujuannya untuk memitigasi risiko gagal bayar serta merealisasikan manfaat hadirnya teknologi pada industri keuangan bagi para pemberi pinjaman atau lender dalam rangka memberdayakan UMKM di Indonesia," kata Co-Founder & COO Modalku Iwan Kurniawan dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (2/12/2018).

Menurut Iwan, sebagai penanggung risiko, Modalku dan Askrindo memberikan akses permodalan dan tingkat kepercayaan industri keuangan kepada pelaku UMKM diharapkan makin baik serta tumbuh dan berkembang.

Kolaborasi Modalku dengan Askrindo akan menciptakan ekosistem keuangan yang lebih sehat, yaitu dengan meningkatkan standar perlindungan konsumen untuk pengguna teknologi finansial.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More