Forgot Password Register

Dedi Mulyadi Bantah Kalah di Pilkada Gara-gara Kampanye Hitam

Dedi Mulyadi Bantah Kalah di Pilkada Gara-gara Kampanye Hitam Dedi Mulyadi dan Istri (Foto: Antara/Agung Fatma Putra)

Pantau.com - Dedi Mulyadi membantah kampanye hitam terhadap dirinya saat pelaksanaan Pilkada Jabar membuat perolehan suaranya anjlok. 

"Sebenarnya kan politik hitam ada pengaruhnya tetapi tidak terlalu tinggi menurut saya, politik hitam kampanye hitam yang diarahkan kepada saya itu. Bisa dilihat,  pada daerah yang saya bina, saya menang, menangnya telak lagi, enggak main-main kan," ujar Dedi Mulyadi saat menyambangi Kantor DPP Golkar Jalan Anggrek Nelly Murni, Kemanggisan, Jakarta, Senin (2/7/2018).

Baca juga: Dedi Mulyadi Sebut Debat di UI Jadi Titik Balik Anjloknya Suara di Pilgub Jabar

Ia menampik kampanye hitam itu jadi penggerus terbesar suaranya bersama pasangannya Deddy Mizwar, karena hanya sepersekian persen, dibanding dengan adanya gerakan #2019GantiPresiden yang gencar disuarakan oleh pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu jelang hari pemilihan.

"Ada ada, menggerus juga mungkin sekian persen menggerus tapi kalau dilihat dari grafik penurunan elektabiliti pasangan nomer 4 itu bisa dilihat pasca debat dari Depok, itu grafiknya dari situ. Dari Depok mengalami penurunan," paparnya.

"Hashtag itu bukan hanya menurunkan elektabilitas nomor 4, nomor 1 (Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul) juga hampir 10 persen kehilangan elektabilitas kelas menengah rasional," sambungnya.

Baca juga: Prabowo Subianto 'King Maker' Pilpres 2019?

Alih-alih menindaklanjuti lebih jauh kampanye hitam, pria yang akrab disapa Demul itu lebih memilih untuk legowo menerima kekalahan dan akhiri perkara Pilkada Jabar.

"Enggak (lapor Bawaslu), udahlah kita politik ini akhiri saja, kita terima pemimpin ini, kita dukung," tutupnya. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More