Forgot Password Register

Di awal Ramadan, Harga Cabe Merah Keriting dan Telur Turun

Di awal Ramadan, Harga Cabe Merah Keriting dan Telur Turun Cabai Merah. (Foto: Pantau.com/Ferry Heriyadi)

Pantau.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang mencatat, harga cabe merah keriting dan telur ayam mengalami penurunan harga di awal bulan puasa.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang, Agus Sugiono di Tangerang Minggu mengatakan, harga Cabe Merah Keriting turun dari Rp35 ribu/kilo menjadi Rp 30 ribu/kilo, kemudian harga telur ayam ras turun dari Rp. 26 ribu/kilo menjadi Rp. 25 ribu/kilo.

"Untuk harga bahan pokok lainnya masih stabil sebab stoknya memang masih dalam kategori aman. Hanya bawang putih saja yang naik. Namun ada juga yang turun yakni cabe merah keriting dan telur," ujarnya.

Baca Juga: Pasokan Menipis, Harga Cabai Merah Mulai Merangkak Naik



Sedang gula pasir mengalami kenaikan dari Rp12 ribu/kilo menjadi Rp13 ribu/kilo. Termasuk juga cabe merah besar yang mengalami kenaikan dari Rp. 38 ribu/kilo menjadi Rp 44 ribu/kilo.

Sebelumnya, Pemkot Tangerang bersama dengan Kementrian Perdagangan dan Bulog melakukan operasi pasar dalam menekan harga bahan pokok yang alami kenaikan yakni bawang putih.

Sebanyak empat ton bawang putih yang dijual dengan harga Rp25 ribu perkilogram, habis dibeli warga dan pengecer. Saat ini harga bawang putih pun sudah turun dari sebelumnya Rp70 ribu perkilogram menjadi Rp40 ribu perkilogram.

Baca Juga: BI: Penurunan Harga Pangan Jadi Sumber Deflasi Februari 2019


Pemerintah Kota Tangerang Banten memastikan stok bahan pokok selama bulan puasa dalam kondisi aman dan tak kekurangan.

"Kami sudah lakukan pengecekan ke lapangan dan stoknya dalam keadaan aman selama bulan puasa. Warga tak perlu khawatir," ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Terkait kenaikan harga bahan pokok, Wali Kota menuturkan jika hal tersebut disebabkan karena faktor meningkatnya permintaan warga. Walaupun ada kenaikan harga di beberapa barang tapi masih dalam batas wajar.

Wali Kota menilai kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok lebih dikarenakan meningkatnya biaya logistik dan bukan karena kurangnya stok. "Mungkin karena permintaannya meningkat menjelang bulan puasa," ungkap Arief.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More