Pantau Flash
New York Mulai Larang Penjualan Rokok Elektrik Bercita Rasa
UU Pemasyarakatan Beres, Napi Koruptor Bisa Mudah Bebas Bersyarat
Pesawat Twin Otter Hilang Kontak dalam Penerbangan dari Timika ke Ilaga
Hafiz/Gloria Terhenti di Babak Pertama China Open 2019
KTM: Posisi Johann Zarco Digantikan Mika Kallio hingga Akhir Musim

Dicecar Komisi III Soal Pelanggaran Etik Firli, Alexander: Belum Ada Vonis

Dicecar Komisi III Soal Pelanggaran Etik Firli, Alexander: Belum Ada Vonis Uji Kepatutan dan Kelayakan Capim KPK di Komisi III DPR (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Calom pimpinan (Capim) KPK yang juga selaku petahana Alexander Marwata jalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III di DPR RI.

Dalam proses ini Alex dicecar pertanyaan oleh Komisi III terkait dengan jalannya konferensi pers yang dilakukan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang terkait dengan pelanggaran kode etik berat eks Deputi Penindakan Firli Bahuri yang juga selaku capim.

Awalnya Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Mahesa menanyakan soal konferensi pers yang digelar di KPK yang menyatakan bahwa capim KPK bernama Firli Bahuri melakukan pelaggaran kode etik berat saat menjadbat Deputi Penindakan KPK.

Baca Juga: KPK Surati DPR Rekam Jejak Capim Firli, Komisi III: Kenapa Baru Sekarang?

"Saya tanyakan pers konferensi kemarin dasarnya apa? Pers konferens yang menyatakan Firli melanggar kode etik ada putusannya enggak?," tanya Desmond dalam Fit and Proper test capim KPK di Kompoleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Mendengar pertanyaan tersebut kemudian Alex dengan tegas menjawab bahwa tidak ada surat alias keputusan yang menyatakan Firli harus dihukum karena pelanggaran etik berat. Menurutnya pimpinan KPK kala itu hanya mengeluarkan surat diberhentikan dengan hormat dan mengembalikan Firli ke kepolisian.

"Tidak ada (tidak ada keputusan Firli melangar kode etik), baru komunikasi DPP (Dewan Pertimbangan Pegawai)," jawab Alex.

Mendengar jawaban dari Alex, Desmond pun kemudian mengaku bahwa ada yang aneh dalam perkara tersebut. Ia menduga konferensi pers yang digelar di KPK yang menyebut Firli melanggar kode etik berat hanya sebuah 'one man show' saja.

Lebih lanjut, Alex menjelaskan bahwa konferensi pers yang digelar kemarin ia baru mengetahuinya dari chat WA oleh Pimpinan KPK lainnya yaitu Basaria Panjaitan. Kemudian Alex menanyakan terkait dengan kopers tersebut kepada Jubir KPK Febridiansyah mengapa konpers digelar tanpa sepengetahuan pimpinan KPK yang lain.

Alex pun curhat bahwa posisinya saat ini sebgai pimpinan KPK sekaligus menjadi capim menyulitkan dirinya untuk mengambil sikap. Selain itu, terkait dengan konpers, diakuinya bahwa pimpinan KPK itu sangat kolektif kolegial.

Baca Juga: Resmi Kirim Supres, Jokowi Tugaskan Dua Menterinya Bahas RUU KPK Bareng DPR

"Saya bilang, Pak Agus ini kondisi ini harus kita jelaskan ke publik, kita harus meredakan hiruk pikuk ini, tiga bulan terakhir usahakannya kita itu bersatu kembali, satu suara, satu pikiran kita selesaikan persoalan di dalam, yang nggak setuju silahkan keluar. Tapi kembali lagi ini harus diputuskan kami berlima," tandasnya. 

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: