Forgot Password Register

Diet Ini Turunkan Berat Badan Secara Cepat tapi Berbahaya untuk Kesehatan

Diet Ini Turunkan Berat Badan Secara Cepat tapi Berbahaya untuk Kesehatan Ilustrasi (Foto: Filckr)

Pantau.com - Beberapa orang beralasan melakukan diet bukan hanya untuk kesehatan namun juga untuk penampilan. Begitu pentingnya penampilan membuat orang lupa memperhatikan cara diet yang sehat dan tidak berisiko terhadap kesehatan.

Ketika muncul metode diet yang menjanjikan mampu mengurangi berat badan secara instan, tentunya itu menjadi hal yang menarik. Namun banyak orang melupakan dampak buruk melakukan diet sembarangan.

Salah satu diet yang kini menjadi tren di kalangan anak muda adalah diet water fast, di mana orang tak mengonsumsi apapun kecuali air putih, teh, dan kopi.

Baca juga: 5 Hal yang Tidak Boleh Dilewatkan Saat Mencukur Bulu

Para ahli gizi bahkan sudah memperingatkan akan bahaya diet water fast. Dilansir dari Zeenews, beberapa ahli gizi mengatakan bahwa metode water fast merupakan cara penurunan berat badan yang paling berbahaya yang pernah ada.

"Itu bisa sangat buruk bagi organ tubuh kamu, karena itulah orang dengan anoreksia dapat meninggal lantaran serangan jantung. Tubuh memberi makan pada jantung mereka," kata Joanne Labiner, seorang ahli gangguan makan.

Diet ini bahkan sempat begitu populer di media sosial. Beberapa diantaranya mendokumentasikan kemajuan mereka dan mendorong orang lain untuk ikut serta melakukan hal yang sama.

Metode water fast juga telah menciptakan sensasi di situs microblogging Twitter, di mana pelaku diet Water Fast mengklaim bahwa mengonsumsi air dapat membuat kulit mereka terlihat 'menakjubkan'.

Tidak hanya itu, diet ini juga diklaim dapat membuat tidur menjadi lebih nyenyak. Sebaliknya, seorang pelaku diet water fast lain mengatakan bahwa ia terpaksa berhenti karena merasa sangat lelah hingga tidak mampu bangun dari tempat tidur.

Baca juga: Riset: Pria Pelontos Memiliki Nasib Lebih Baik Secara Ekonomi

Spesialis ginjal berbasis di Toronto, Jason Fung, menyarankan agar metode water fast hanya boleh dilakukan oleh pasien yang mengalami obesitas atau diabetes Tipe 2 di bawah pengawasan dokter.

"Itu bisa dilakukan, tapi harus dilakukan dengan aman. Saya tidak berpikir itu hal yang paling aman untuk dilakukan, tapi jika kamu gemuk, itu bukan hal yang paling berbahaya. Jika kamu relatif ramping, ini lebih berbahaya," catat Fung.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More