Forgot Password Register

Diguncang Bencana Setiap Tahun, Kerugian Negara Mencapai Rp126,7 Triliun

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (tengah) (Foto: Pantau.com/Nani Suherni)

Pantau.com - Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani menegaskan bahwa pihaknya sengaja membawa isu asuransi bencana di event International Monetary Fund World Bank 2018.

Pasalnya, Indonesia dalam kurun waktu dua bulan ini diguncang gempa hingga tsunami. Sri Mulyani mengatakan, hingga saat ini masih mencari skema yang pas untuk ditiru. Adapun beberapa negera yang sudah menggunakan sistem ini adalah Jepang, Filipina, Meksiko hingga Chili.

"World Bank dan para wakil negara yg hadir disini, apakah anda bisa membantu saya dalam hal requested, Chili, Polandia dan mekanisme yang telah kalian lakukan," ungkap Sri Mulyani, dalam acara Disaster Risk Financing and Insurance dalam rangkaian IMF-WB 2018, di BICC, Bali, Rabu (10/10/2018).

Baca juga: Wajib Miliki Asuransi Bencana, Jusuf Kalla: Indonesia Supermarket Bencana

Sri Mulyani juga mengakui kerap mendapatkan pertanyaan soal apakah anggaran pemerintah bisa menutupi kebutuhan untuk dampak kerusakan bencana, baik di Lombok maupun di Palu.

"Media di setiap wawancara door stop, apakah dananya pasti cukup dan terlalu deskripsi dan saya merasa bahwa kita perlu melakukan perencanaan dengan lebih baik supaya media tidak perlu mengajukan pertanyaan seperti itu," ungkap Sri Mulyani.

Baca juga: Jusuf Kalla Sambangi Agenda IMF-WB di Bali, Pengamanan Diperketat

Perlu diketahui bahwa sejak tahun 2004 hingga 2013, Indonesia terus mengalami deretan bencana. Total kerugian yang diderita Indonesia yakni Rp126,7 triliun. Rata-rata nilai kerugian ekonomi langsung berupa kerusaka bangunan dan non-bangunan akibat multi bencana.

Sementara dari tahun 2000 hingga 2016 mencapai Rp22,85 trilin per tahunnya. Sedangkan data dari RIPB dan Meilano 2018 menyebutkan kerugian ekonomi langsung akibat rusaknya bangunan sekolah, rumah sakit, dan bangunan pemerintah akibat gempa bumi di NTB kurang lebih Rp2.04 triliun dan di Sulawesi tengah senilai Rp2,64 triliun.  Untuk tsunami di Sulawesi tengah menelan kerugian Rp1,06 triliun.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More