Forgot Password Register

Dirut Pertamina Kembali Tak Penuhi Panggilan KPK

Gedung KPK (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi) Gedung KPK (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Mantan Direktur Pengadaan Strategis 1 PT PLN yang saat ini menjabat sebagai Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati kembali tidak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus suap proyek PLTU Riau-1.

"Saksi sebelumnya tidak hadir memenuhi panggilan penyidik KPK dan direncanakan ulang hari ini," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Baca juga: KPK Panggil Ulang Dirut Pertamina dalam Kasus Suap PLTU Riau-1

KPK hari ini memanggil Nicke sebagai saksi untuk tersangka Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham.

"Sampai Kamis sore, tidak ada informasi ke penyidik terkait ketidakhadiran, akan dipanggil kembali sebagai saksi," ucap Febri.

Sebelumnya, Nicke juga tidak memenuhi panggilan KPK pada Senin, 3 September karena menghadiri jadwal rapat pemegang saham. KPK akan mengkonfirmasi Nicke terkait proses perencanaan pembangunan hingga rencana kerja sama yang terjadi dalam proyek PLTU Riau-1 tersebut.

Baca juga: Setya Novanto Kembalikan Rp1,1 Miliar Kerugian Negara Akibat Korupsi e-KTP

Selain Nicke, KPK pada Kamis ini juga memeriksa satu saksi, yaitu Samin Tan berprofesi sebagai wiraswasta sebagai saksi untuk tersangka Idrus Marham.

"Penyidik mengklarifikasi hubungan atau kerja sama antara saksi dengan tersangka dalam kasus ini serta pengetahuan saksi tentang dugaan aliran dana pada tersangka," tutur Febri.

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan tiga tersangka, yaitu mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih (EMS), Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK) yang merupakan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited serta mantan Menteri Sosial dan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham (IM).

Share :
Komentar :

Terkait

Read More