Forgot Password Register

Donald Trump (Kembali) Serang FBI Pasca Pejabat Tim Kampanyenya Diperiksa

Donald Trump (Kembali) Serang FBI Pasca Pejabat Tim Kampanyenya Diperiksa Presiden AS Donald Trump. (Foto: Reuters/Kevin Lamarque)

Pantau.com - Presiden AS Donald Trump kembali mengutuk Departemen Kehakiman dan FBI. Lantaran, Trump merasa tidak diperingatkan soal penyelidikan rahasia terhadap Paul Manafort sebelum ydipekerjakan sebagai manajer kampanyenya.

"Karena hanya satu dari dua orang yang tersisa yang dapat menjadi Presiden, mengapa FBI atau Departemen Keadilan tidak mengatakan kepada saya bahwa mereka secara diam-diam menyelidiki Paul Manafort selama kampanye saya? Seharusnya memberi tahu saya," kata Trump melansir Sputnik, Senin (4/6/2018.

Baca juga: Duterte Kecam Pelapor HAM PBB: Pergi Saja ke Neraka!

Ia melanjutkan, tidak akan mempekrjakan Paul Manafort sebagai tim kampanyenya jika FBI memberi tahu tengah melakukan penyelidikan secara diam-diam.

Pada bulan April, Penasihat Khusus Robert Mueller mengajukan dokumen pengadilan yang menunjukkan Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein telah memberinya kewenangan luas untuk menyelidiki Manafort atas berbagai kejahatan besar.

Baca juga: Sejumlah Pria Bersenjata Menembaki 6 Polisi Lalu Lintas di Meksiko Hingga Tewas

Pada tanggal 25 Mei, seorang hakim AS menolak permintaan Manafort untuk membatalkan dakwaan pernyataan palsu dari dakwaan dalam penyelidikan Penasihat Khusus Robert Mueller.

Penasihat Khusus sedang menyelidiki tuduhan bahwa Rusia ikut campur dalam pemilihan presiden AS 2016, serta tuduhan bahwa tim kampanye Trump bersekongkol dengan Moskow untuk mempengaruhi hasil pemungutan suara.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More