Pantau Flash
Korsel Kucurkan USD74 Juta Garap Sistem Antidrone Antisipasi Ulah Korut
Menteri Energi Arab Saudi Targetkan Produksi Minyak Pulih Akhir September
Hindari Asap Karhutla, Satwa Liar Banyak Masuk ke Permukiman Warga
Karhutla di Indonesia Diprediksi hingga Akhir September
Data: Tren Penggunaan Robot pada Industri Indonesia Naik

Donasi untuk Tragedi Penembakan di Selandia Baru Tak Terbendung

Headline
Donasi untuk Tragedi Penembakan di Selandia Baru Tak Terbendung Korban penembakan oleh seorang pria di Masjid Al Noor dibawa ke rumah sakit. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Lebih dari USD3,5 juta telah terkumpul untuk korban serangan teror di Christchurch lewat tiga lembaga pengumpulan dana.

Situs donasi Givealittle telah mengumpulkan lebih dari USD2,2 juta, dengan lebih dari 33.500 orang telah menyumbangkan uangnya sejak Sabtu (16/3/2019), pukul 20.00 waktu setempat.

Lebih dari USD79.000 juga telah dikumpulkan lewat Everuday Hero, yang telah didirikan setelah adanya permasalahan kuota donasi pada situs Givealittle, seperti dilansir Stuff.co.nz, Sabtu (16/3/2019).

Kedua situs yang diatur oleh NZ Council of Victim Support Groups, pemerintah menjadi penyedia utama layanan dukungan untuk para korban, keluarga tragedi di Selandia Baru.

Baca juga: Fakta Brenton Tarrant, Pelaku Penembakan Masjid di Selandia Baru

Situs donasi lainnya, LaunchGood hampir mengumpulkan dana mencapai USD1,2 juta. Uang tersbut akan didistribusikan kepada keluarga korban lewat New Zealand Islamic Information Centre (NZIIC).

"Mungkin uang tidak akan membawa kembali orang-orang yang mereka cintai, namun kami berharap untuk mengurangi beban mereka dalam beberapa cara," pernyataan situs tersebut.

"Kami ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah memberikan sumbangan. Kami telah kewalahan oleh kemurahan hati dan pesan dukungan dari Kiwis dan seluruh dunia," kata Kevin Tso, Direktur Eksekutif di Victim Support.

Semua sumbangan yang diterima melalui sejumlah situs donasi akan diberikan kepada mereka yang terdampak tragedi penembakan di dua masjid di Selansia Baru, Jumat (15 Maret 2019).

Baca juga: Kisah Aksi Heroik Penjaga Masjid Merebut Senjata Pelaku Penembakan

"Kami memahami tragedi ini sangat mersahkan orang di Selandia Baru. Kami mendorong orang untuk menunjukan kebaikan melalui hari sulit ini untuk teman dan keluarga korban melalui dukungan kepada mereka," tambahnya.

Setidaknya 49 orang meninggal dunia akibat penembakan di dua masjid di Christchurch dalam serangan teror. Puluhan orang lainnya mengalami luka-luka masih dalam perawatan.

Brenton Tarrant (28) asal Australia, telah didakwa dengan pembunuhan massal, sementara itu dua orang lainnya masih dalam penyelidikan polisi.

Polisi telah memperingatkan netizen untuk tidak menggunggah atau menyebarluaskan video terkait dengan penembakan di masjid di Selandia Baru.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Internasional

Berita Terkait: