Forgot Password Register

DPR Minta Pemerintah Jamin Biaya Pendidikan Anak Korban Kapal Tenggelam

Politisi Golkar Ace Hasan (Foto: Instagram/ace.hasan.syadzily) Politisi Golkar Ace Hasan (Foto: Instagram/ace.hasan.syadzily)

Pantau.com - Beberapa kecelelakaan transportasi air di tahun 2018 terjadi dalam rentetan waktu yang berdekatan, setelah KM Sinar BANGUN Kini giliran KM Lestari Maju.

Melihat permasalahan tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily mengatakan pemerintah harus segera bertindak memberikan bantuan sosial terhadap para korban.

"Saya kira harus ya (berikan Bansos). Bansos diberikan pada korban terutama para korban yang ditinggalkan," ucap Ace Hasan ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Apalagi, kata Ace, jika ada anak di mana kedua orang tuanya menjadi korban dalam kecelakaan kapal motor tersebut. Menurutnya itu harus menjadi fokus pemerintah untuk diberikan bantuan. Baik itu berupa pendidikan sampai dengan keperluan sehari-harinya.

"Memberikan santunan terutama menjamin biaya pendidikan mereka supaya bisa melanjutkan kepada jenjang sekolah yang lebih tinggi disamping mereka harus di perlihara oleh negara," tuturnya.

Baca juga: Banyak Kapal Tenggelam, Bamsoet: Pengelola Pelabuhan Harus Dihukum Berat!

Menurutnya di dalam aturan Undang-undang juga sudah jelas bahwa warga negara yang menjadi korban kecelakaan itu harus dijamin oleh negara.

"Saya kira jelas sekali bahwa ya konstitusi kita kan mengatakan begitu. Kalau yatim piatu anak-anak terlantar itu harus dilindungi oleh negara itu saya kira kemensos dan saya kira pak Idrus waktu dua hari setelah kejadian KM Sinar Bangun, beliau ada di sana dan memastikan bahwa bantuan sosial itu diberikan kepada korban," pungkasnya.

Sementara Anggota Komisi V DPR RI Alex Indra Lukman mengucapkan duka mendalam terkait rentetan musibah kapal yang terjadi. Ia mengatakan, komisi V akan mendalami insiden ini dengan memanggil sejumlah pihak terkait.

"Kebetulan nanti kita akan rapat dengan Dirjen Perhubla terkait evaluasi APBN tahun 2018 dan rapat itu juga akan kita gunakan untuk mendalami secara detail secara lengkap penyebab musibah kapal ini," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More